Krimsus86.com, Aceh Tamiang – Bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang menyisakan lumpur tebal dan material sampah di berbagai fasilitas umum, termasuk sarana pendidikan. Sebagai bentuk kepedulian dan respons cepat terhadap pemulihan pascabencana, prajurit Batalyon Infanteri 8 Marinir (Yonif 8 Mar) yang tergabung dalam Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam melaksanakan kegiatan pembersihan sekolah serta penyaluran bantuan logistik di wilayah Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Jumat (9/1/2026).
Kegiatan pembersihan difokuskan di dua lokasi, yakni SMA Negeri 1 Kejuruan Muda, Kecamatan Rantau, dan SMA Negeri 2 Matang Seping, Kecamatan Banda Mulia. Dengan penuh semangat dan gotong royong, para prajurit Yonif 8 Marinir membersihkan ruang kelas, halaman sekolah, serta saluran air yang dipenuhi lumpur dan sampah kiriman banjir, guna mempercepat pemulihan aktivitas belajar mengajar.
Selain pembersihan fasilitas pendidikan, prajurit Yonif 8 Marinir juga menyalurkan bantuan logistik kepada masyarakat terdampak bencana alam. Bantuan yang disalurkan meliputi 250 paket sembako dan 14 kardus pakaian layak pakai, yang diperuntukkan bagi warga di Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang.
Komandan Batalyon Infanteri 8 Marinir, Letkol Marinir Laili Nugroho, M.Tr.Opsla., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian TNI Angkatan Laut, khususnya Korps Marinir, terhadap dunia pendidikan dan masyarakat yang terdampak bencana.
“Kami akan terus berupaya hadir dan membantu membersihkan fasilitas umum, terutama sekolah, karena hal ini menyangkut masa depan anak-anak bangsa. Semoga melalui semangat gotong royong ini, sekolah-sekolah dapat kembali berfungsi normal secepat mungkin,” ujar Danyonif 8 Marinir.
Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan lingkungan, mengembalikan aktivitas pendidikan, serta meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang.
Sumber: Puspen TNI AL
Pewarta: Wardono Hs., S.E.
Korwil: Jawa Barat






