Warga Bacan Barat Bertanya, Kapan Menikmati Jalan Layak Seperti Bacan Timur dan Sekitarnya?

HALMAHERA SELATAN — KRIMSUS86.COM — Kondisi infrastruktur jalan di wilayah Kecamatan Bacan Barat, Kabupaten Halmahera Selatan, kembali menjadi perhatian masyarakat. Akses jalan yang di sejumlah titik masih didominasi material batu dan tanah dengan permukaan tidak rata membuat warga mempertanyakan kapan wilayah mereka dapat menikmati infrastruktur jalan yang lebih layak seperti yang mulai dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah Bacan Timur dan sekitarnya.

Kondisi tersebut terlihat pada salah satu ruas jalan yang menjadi akses penting masyarakat. Permukaan jalan tampak dipenuhi batu lepas, berlubang dan bergelombang. Kondisi ini menyulitkan kendaraan roda dua maupun roda empat yang melintas, terlebih saat hujan turun.

Berita Lainnya

Bagi masyarakat Bacan Barat, khususnya yang berada di wilayah Desa Nondang, Indari, Kusubibi, Kokotu hingga Desa Nang, keberadaan jalan darat menjadi sarana penting sebagai penghubung antardesa.

Jalan yang memadai dinilai sangat dibutuhkan untuk menunjang berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari mobilitas sehari-hari, pengangkutan hasil pertanian dan perkebunan, hingga akses menuju pusat pemerintahan di Kota Labuha serta berbagai fasilitas pelayanan ekonomi, pendidikan dan kesehatan.

Sejumlah warga berharap Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan maupun Pemerintah Provinsi Maluku Utara dapat memberikan perhatian lebih serius terhadap kondisi infrastruktur jalan di wilayah Bacan Barat.

“Kami juga ingin merasakan jalan yang baik. Kami selalu bertanya-tanya, kapan giliran wilayah kami mendapatkan pembangunan jalan yang layak?” ungkap salah seorang warga.

Menurut masyarakat, pembangunan infrastruktur tentu membutuhkan proses serta dukungan anggaran yang tidak sedikit. Namun, warga berharap pemerintah dapat memberikan kejelasan mengenai perencanaan, tahapan, serta skala prioritas pembangunan jalan di Kecamatan Bacan Barat.

Kondisi jalan yang belum memadai juga dinilai dapat berdampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Jalan yang rusak dan sulit dilalui berpotensi memperlambat perjalanan, meningkatkan biaya operasional kendaraan, serta menambah beban pengangkutan hasil pertanian, perkebunan maupun kebutuhan pokok.

Akses Darat Dinilai Penting Saat Cuaca Laut Tidak Bersahabat

Kebutuhan terhadap jalan darat semakin dirasakan ketika kondisi cuaca dan gelombang laut kurang bersahabat. Akses transportasi laut dari wilayah Bacan Barat maupun Kecamatan Kasiruta Timur menuju wilayah lain dapat menghadapi kendala ketika musim ombak.

Dalam kondisi tersebut, keberadaan akses jalan darat yang baik dinilai sangat penting bagi masyarakat, khususnya sebagai salah satu jalur alternatif menuju Kota Labuha.

Warga berharap apabila akses jalan darat di wilayah tersebut dapat dibangun dan ditingkatkan kualitasnya secara permanen, mobilitas masyarakat menuju Labuha akan menjadi lebih mudah, aman dan efisien.

Selain persoalan akses transportasi, masyarakat juga mengingat bahwa Kecamatan Bacan Barat, dengan pusat pemerintahan di Desa Indari, memiliki sejarah panjang dan dikenal sebagai salah satu kawasan yang berkaitan dengan perjalanan sejarah Kesultanan Bacan.

Karena itu, masyarakat berharap perkembangan pembangunan di wilayah tersebut juga mendapat perhatian yang sebanding dengan kebutuhan masyarakat saat ini.

Warga menilai pembangunan infrastruktur seharusnya tidak hanya berfokus pada pusat-pusat wilayah yang relatif mudah dijangkau. Wilayah yang memiliki keterbatasan akses juga membutuhkan perhatian agar pembangunan dapat dirasakan secara lebih merata.

Masyarakat berharap kondisi tersebut dapat menjadi bahan evaluasi pemerintah dalam penyusunan program pembangunan daerah, termasuk mempertimbangkan peningkatan kualitas jalan melalui pengerasan maupun pembangunan jalan secara permanen sesuai kondisi geografis dan kemampuan anggaran daerah.

“Kami hanya ingin mendapatkan akses jalan yang layak. Jalan yang baik akan mempermudah masyarakat dalam menjalankan aktivitas dan tentu ikut membuka peluang bagi peningkatan ekonomi desa,” harap warga.

Hingga kini, masyarakat Bacan Barat masih menunggu perhatian dan kejelasan pemerintah terkait rencana penanganan infrastruktur jalan di wilayah mereka.

Warga berharap pembangunan dapat segera direalisasikan secara bertahap sesuai skala prioritas dan kemampuan anggaran, karena bagi masyarakat, semakin cepat akses jalan diperbaiki, semakin cepat pula manfaat pembangunan dapat dirasakan.

Pewarta: Sarjan Taib

KRIMSUS86.COM — Tegas, Lugas, Terpercaya

Pos terkait