Krimsus86.com-Jakarta Pusat — Dua pelaku pemukulan Wakil Ketua Umum PSI, Ronald Aristone Sinaga atau Bro Ron, akhirnya ditangkap Polsek Metro Menteng.
Polisi langsung menangkap terduga pelaku usai viral video penganiayaan terhadap Bro Ron di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.
Kapolsek Metro Menteng, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, membenarkan kejadian tersebut. Disebutkannya, korban bernama Ronald Sinaga telah membuat laporan polisi dan saat ini kasusnya tengah diproses lebih lanjut.
“Benar ada kejadian seperti di video. Korban sudah membuat laporan polisi dan telah kami antar untuk dilakukan visum serta dimintai keterangan, termasuk saksi-saksi,” katanya kepada awak media, Selasa (5/5/2026).
Diungkapkannya, keduanya kini berada di Polsek Metro Menteng untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
“Terduga pelaku sebanyak dua orang sudah kami amankan di Polsek untuk diproses lanjut,” ungkapnya.
Pihaknya memastikan akan mengusut tuntas kasus tersebut serta mendalami peran masing-masing terduga pelaku dalam kejadian yang sempat menjadi perhatian publik itu.
Kronologi: Berawal dari Mediasi Gaji Karyawan
Sementara itu, Ronald Sinaga menjelaskan peristiwa bermula pada Senin (4/5/2026) sekitar pukul 16.00 WIB saat dirinya mendampingi karyawan PT SKS untuk melakukan audiensi di kantor firma hukum Michael Putra & Partners (MPP).
Ia mengaku diminta hadir untuk membantu proses mediasi, mengingat pimpinan firma hukum tersebut merupakan mantan rekan kerjanya di firma sebelumnya.
“Kebetulan pimpinan kantor hukum MPP ini adalah mantan partner saya, jadi saya diminta bantu mediasi,” jelasnya.
Mediasi tersebut, kata dia, berkaitan dengan persoalan gaji karyawan serta dana operasional PT SKS yang melibatkan pihak manajemen.
Namun situasi memanas sekitar pukul 18.00 WIB saat tiga orang tak dikenal datang dan mengaku sebagai pihak keamanan gedung. Mereka meminta seluruh pihak yang melakukan aksi untuk keluar dari dalam gedung.
Permintaan tersebut memicu cekcok antara ketiga orang tersebut dengan karyawan PT SKS serta Ronald. Beruntung, aparat dari Polsek Menteng yang sudah berada di lokasi sempat meredam situasi dan mengawal ketiga orang tersebut turun dari lantai kantor.
“Awalnya sempat diredam dan mereka dikawal turun oleh anggota Polsek Menteng,” ujarnya.
Kembali Naik, Langsung Memukul
Namun sekitar 15 menit kemudian, ketiga orang tersebut kembali naik ke lantai 4 tempat kantor MPP berada. Tak lama setelah muncul kembali, cekcok kembali terjadi dan berujung pada aksi pemukulan yang terekam dalam video viral.
“Sekitar 10 detik setelah mereka muncul, langsung terjadi pemukulan seperti di video,” ungkapnya.
Ia menduga ketiga oknum tersebut sengaja kembali ke lokasi untuk memicu keributan, meskipun saat itu aparat kepolisian dan Babinsa masih berada di tempat kejadian.
“Setelah dikawal turun, mereka sengaja naik lagi untuk membuat onar. Bahkan di depan anggota Polsek Menteng dan Babinsa, mereka berani melakukan kekerasan,” tegasnya.
Polisi masih memburu satu pelaku lainnya yang terlibat dalam insiden tersebut. Kasus ini ditangani Polsek Metro Menteng.
(Red/Krimsus86.com)
_Catatan redaksi: Proses hukum tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah. Krimsus86.com mengecam segala bentuk kekerasan dan mendukung penegakan hukum tanpa pandang bulu.






