TK BURUNG WALET LIPUBOGU: REVITALISASI Rp254,7 JUTA CAPAI 45 PERSEN DI MINGGU PERTAMA

BUOL, KRIMSUS86.COM — Proyek Revitalisasi Satuan Pendidikan di TK Burung Walet, Desa Lipubogu, Kecamatan Gadung, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, dilaporkan telah mencapai kemajuan fisik sekitar 45 persen pada minggu pertama pelaksanaan.

Proyek yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 tersebut memiliki nilai anggaran sebesar Rp254.762.000. Berdasarkan keterangan Ketua Pelaksana sekaligus Ketua Komite TK Burung Walet, Irwan Usia, S.Sos., progres pekerjaan pada minggu berikutnya diproyeksikan dapat meningkat hingga sekitar 55 persen.

Berita Lainnya

“ Saat ini baru memasuki minggu pertama pelaksanaan, namun kemajuan fisik sudah mencapai 45 persen. Kami perkirakan pada minggu kedua ini capaian dapat meningkat hingga 55 persen lebih,” ujar Irwan saat memberikan keterangan kepada awak media KRIMSUS86.COM di lokasi proyek.

Fokus Pekerjaan pada Fasilitas Pendidikan

Revitalisasi tersebut mencakup sejumlah pekerjaan yang diarahkan untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan lingkungan belajar anak-anak.

Beberapa pekerjaan yang dilakukan antara lain:

Rehabilitasi ringan atap dan plafon, termasuk perbaikan atau penggantian bagian yang diperlukan agar ruang kelas lebih aman dan terlindungi dari kondisi cuaca.

Pemasangan tegel lantai untuk meningkatkan kualitas permukaan lantai sehingga lebih rata, bersih, dan nyaman digunakan.

Pembangunan atau penataan pagar samping sekolah sebagai bagian dari pengamanan lingkungan pendidikan.

Penggantian kusen dan pintu untuk memperbaiki kondisi fasilitas agar lebih kokoh dan berfungsi dengan baik.

Penyempurnaan sarana dan prasarana lainnya yang berkaitan dengan kebutuhan kegiatan belajar mengajar.

Pelaksanaan Disebut Dikelola Panitia dan Komite Sekolah

Irwan juga memberikan penjelasan mengenai mekanisme pelaksanaan pekerjaan. Menurut keterangannya, pekerjaan tersebut dikelola oleh tim pelaksana di lingkungan TK Burung Walet dan tidak melibatkan pihak luar dalam pelaksanaannya.

“Perlu diketahui, pekerjaan ini tidak ada campur tangan pihak lain mana pun. Murni dilaksanakan oleh pelaksana pekerjaan di lingkungan TK Burung Walet Desa Lipubogu sendiri. Seluruh proses dikelola langsung oleh panitia dan komite sekolah yang ditunjuk,” jelasnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan pekerjaan menurut pihaknya dilakukan dengan mengacu pada bestek, ketentuan, petunjuk teknis, serta standar yang berlaku.

“Kami tegaskan sekali lagi: pekerjaan ini murni dikerjakan oleh tim kami sendiri. Sesuai dengan bestek dan ketentuan yang berlaku. Tidak melanggar aturan apa pun. Setiap langkah kami kerjakan sesuai petunjuk dan standar yang ditetapkan,” katanya.

Diharapkan Memberikan Fasilitas yang Lebih Layak

Capaian fisik sekitar 45 persen pada minggu pertama, menurut Irwan, merupakan hasil kerja tim pelaksana bersama masyarakat yang terlibat dalam pekerjaan tersebut.

“Angka ini bukan sekadar angka. Ini hasil kerja keras warga dan tim pelaksana yang berbakti. Kami ingin TK Burung Walet menjadi tempat yang paling nyaman bagi putra-putri Lipubogu. Anak-anak berhak mendapat fasilitas yang layak, bersih, dan aman,” ujarnya.

Terkait nilai anggaran sebesar Rp254.762.000, Irwan menyampaikan bahwa dana tersebut merupakan amanah yang harus dilaksanakan sesuai ketentuan.

“Dana Rp254.762.000 ini adalah amanah besar. Karena itu kami jaga dengan sebaik-baiknya: dikerjakan sendiri, sesuai aturan, dan hasilnya terlihat nyata. Tidak ada yang disembunyikan, tidak ada yang dialihkan. Semoga kehadiran TK yang lebih baik ini menjadi berkah bagi seluruh Desa Lipubogu,” tuturnya.

Proyek revitalisasi tersebut selanjutnya diharapkan dapat terus berjalan sesuai rencana hingga seluruh pekerjaan selesai dan fasilitas dapat dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan pendidikan di TK Burung Walet.

KRIMSUS86.COM akan terus memantau perkembangan pelaksanaan proyek hingga tahap penyelesaian dan pemanfaatannya.

Reporter: Syafri Sakula, S.IP

BIRO BUOL, SULTENG / KRIMSUS86.COM

Pos terkait