Tagih Janji Menteri Pertanian, Sekitar 1.000 Anggota STI Longmarch dari Indramayu Menuju Istana Negara

INDRAMAYU, JAWA BARAT – KRIMSUS86.COM – Sekitar 1.000 anggota Serikat Tani Indramayu (STI) menggelar aksi longmarch dengan berjalan kaki dari Jalan Pantura, tepatnya di wilayah Karangsinom, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, menuju Istana Negara Jakarta, Kamis (23/7/2026).

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk perjuangan para petani untuk menagih janji Menteri Pertanian RI terkait pembangunan dua titik Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) serta menuntut kejelasan atas proposal bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) yang sebelumnya telah diajukan STI kepada Kementerian Pertanian.

Berita Lainnya

Massa mulai bergerak sekitar pukul 10.00 WIB dengan menempuh jalur Pantura menuju Jakarta. Dalam aksi tersebut, peserta longmarch mendapat pengawalan dari mobil kepolisian serta ambulans guna memastikan keamanan dan keselamatan selama perjalanan.

Ketua Serikat Tani Indramayu, Casudi, mengatakan aksi longmarch tersebut merupakan bentuk keseriusan para petani dalam memperjuangkan kepastian atas janji dan program yang sebelumnya telah disampaikan pemerintah.

“Aksi longmarch ini dari Karangsinom, Kandanghaur, menuju Istana Negara Jakarta. Kami akan terus berjalan sampai ada perwakilan dari Kementerian Pertanian yang menemui kami untuk memberikan kepastian terkait tuntutan tersebut,” ujar Casudi.

Menurutnya, salah satu tuntutan utama STI adalah menagih janji Menteri Pertanian Amran Sulaiman terkait pembangunan dua titik Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) yang pernah dijanjikan pada peringatan Hari Tani, 24 September 2025.

“Selain itu, STI juga pernah mengajukan proposal bantuan Alsintan kepada Kementerian Pertanian, namun hingga saat ini belum ada tindak lanjut yang jelas,” sambungnya.

Casudi menegaskan, massa STI berharap adanya perwakilan resmi dari Kementerian Pertanian yang dapat menemui mereka dan memberikan kepastian atas tuntutan yang disampaikan.

Bagi para petani, pembangunan JIAT dinilai penting untuk mendukung ketersediaan air bagi lahan pertanian, terutama dalam menunjang keberlangsungan kegiatan pertanian. Sementara bantuan Alsintan diharapkan dapat meningkatkan produktivitas serta efisiensi usaha tani masyarakat.

Melalui aksi longmarch tersebut, Serikat Tani Indramayu berharap pemerintah segera merealisasikan komitmen yang pernah disampaikan kepada para petani. Mereka juga berharap tuntutan terkait pembangunan infrastruktur irigasi dan bantuan sarana produksi pertanian dapat segera memperoleh kepastian dan tindak lanjut. (Wardono – Korwil Jabar)

Pos terkait