BOGOR | Krimsus86.com Harapan baru bagi kebangkitan sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat Desa Ciasihan, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, mulai terbuka. Destinasi wisata Ciasihan dipastikan akan segera dibuka kembali dengan konsep pengelolaan yang lebih tertata, modern, transparan, serta mengedepankan kelestarian alam dan kesejahteraan masyarakat.
Langkah tersebut ditandai dengan kesepakatan kerja sama antara CV Cahaya Alam Hayati (CV CAH) selaku pemegang izin wisata dengan BUMDes Cakrawala Desa Ciasihan. Kesepakatan itu berlangsung di Aula Balai Desa Ciasihan dan disaksikan jajaran Muspika serta Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), Kamis (13/8/2026).
Rapat tersebut dihadiri Direktur CV CAH E. Kosasih, Direktur BUMDes Cakrawala Riyan, perwakilan TNGHS Dudi Mulyadi, S.Hut., M.Si., Camat Pamijahan Eka Novari, S.STP., M.A., Kepala Desa Ciasihan Hj. Lilih Nurlaela, Danramil Cibungbulang, Kapolsek Cibungbulang Kompol Iwan Wahyudi, S.H., M.H., serta perwakilan PORKOPINCAM.
Direktur CV CAH E. Kosasih mengatakan, pihaknya memahami dampak yang dirasakan masyarakat selama masa penutupan kawasan wisata yang berlangsung cukup panjang.
“Kami menyadari betul betapa beratnya dampak masa penutupan yang cukup panjang kemarin bagi seluruh warga. Oleh karena itu, kehadiran kami hari ini bukan sekadar membuka pintu gerbang wisata, melainkan memiliki tekad kuat untuk lebih membangun, memoles, dan memaksimalkan segala potensi yang dimiliki desa ini agar menjadi daya tarik yang membanggakan,” ujarnya.
Menurutnya, kerja sama tersebut tidak hanya berorientasi pada kembali beroperasinya destinasi wisata, tetapi juga diarahkan untuk memberikan manfaat ekonomi secara nyata kepada masyarakat sekitar.
“Kami sangat berharap langkah ini dapat mengangkat nilai perekonomian masyarakat secara nyata, khususnya saudara-saudara kita yang tinggal di sekitar kawasan. Mulai dari kesempatan bekerja, kerja sama UMKM, hingga manfaat langsung dari hasil pengelolaan,” katanya.
Ia berharap sinergi antara CV CAH dan BUMDes Cakrawala mampu menjadi momentum untuk memperbaiki kondisi ekonomi masyarakat sekaligus membuka lembaran baru bagi pengembangan wisata Desa Ciasihan.
“Kami ingin kerja sama ini menjadi perubahan yang jauh lebih baik, menyembuhkan masa sulit yang lalu, dan membawa berkah untuk masa depan Desa Ciasihan,” tambahnya.
Dalam kesepakatan tersebut juga diterapkan sistem karcis satu pintu yang telah disepakati dan mendapat persetujuan Balai TNGHS. Selain itu, wisatawan akan mendapatkan kemudahan pembayaran secara langsung melalui sistem barcode, sebagai bagian dari upaya menghadirkan pelayanan yang lebih tertib, transparan, dan modern.
Camat Pamijahan Eka Novari dan Kepala Desa Ciasihan Hj. Lilih Nurlaela menyambut positif kerja sama tersebut. Keduanya berharap seluruh pihak dapat terus memperkuat sinergi dalam menjaga kelestarian kawasan sekaligus mengoptimalkan potensi wisata sebagai penggerak ekonomi masyarakat.
Dukungan juga datang dari unsur keamanan yang menyatakan kesiapan untuk mengawal kegiatan wisata agar berjalan aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat maupun para wisatawan.
Dengan adanya kerja sama tersebut, masyarakat Desa Ciasihan kini menatap masa depan dengan optimisme baru. Kebangkitan destinasi wisata diharapkan tidak sekadar mengembalikan geliat kunjungan wisatawan, tetapi juga menciptakan lapangan pekerjaan, memperluas peluang UMKM, serta meningkatkan pendapatan masyarakat.
Wisata Ciasihan pun bersiap membuka kembali lembaran baru—dengan semangat kolaborasi, pengelolaan yang lebih profesional, serta komitmen menjaga keseimbangan antara pariwisata, kelestarian alam, dan kesejahteraan warga.
Sumber: Zaenal Aripin, Ketua LAKI45 Kabupaten Bogor
Penulis: Yoyon Sution
Tanggal Terbit: 14 Agustus 2026
Krimsus86.com — Tegas, Lugas, Terpercaya






