Krimsus86.com-Palembang,Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru merespons video viral terapi totok sirih terhadap bayi yang dilakukan Rumah Sirih Palembang. Video tersebut sebelumnya menuai kontroversi setelah tersebar di berbagai platform media sosial.
Menurut Herman Deru, pengobatan alternatif dapat didukung oleh pemerintah selama tidak melanggar aturan yang berlaku.
“Yang penting tidak menyalahi aturan, kami dukunglah,” ujar Herman Deru usai mengikuti rapat paripurna DPRD Sumsel, Senin, 27 April 2026.
Herman Deru menegaskan, selama praktik pengobatan tradisional dan alternatif tetap memperhatikan aspek keamanan, kesehatan, serta mengikuti ketentuan dari instansi terkait, maka tidak ada larangan.
Video terapi totok sirih pada bayi yang dilakukan Rumah Sirih Palembang sebelumnya memicu pro dan kontra di kalangan warganet. Sebagian mempertanyakan keamanan metode tersebut untuk bayi, sementara lainnya menilai sebagai bagian dari kearifan lokal.
Hingga kini, Dinas Kesehatan Sumsel belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait standar dan izin praktik terapi tersebut. Masyarakat diimbau bijak menyikapi informasi yang beredar dan memastikan layanan kesehatan yang dipilih telah sesuai aturan.
(Ef/Krimsus86.com)






