METRO, KRIMSUS86.COM — Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Metro terus memperkuat upaya pembinaan dan pendampingan klien pemasyarakatan melalui kegiatan bimbingan kepribadian dan keterampilan. Kegiatan yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan (stakeholder) tersebut dilaksanakan di Aula Bapas Kelas II Metro, Senin (12/10/2026), dengan diikuti 20 klien pemasyarakatan.
Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata dalam membekali klien pemasyarakatan dengan pengetahuan, penguatan mental dan spiritual, serta keterampilan praktis sebagai bekal untuk menjalani kehidupan yang lebih baik dan kembali berintegrasi dengan masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bapas Kelas II Metro, Prayuda Rachmadany, didampingi Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Ahli Madya, Sukir. Turut memberikan materi, Sekretaris DPC GRANAT Lampung Tengah, Benny Mangkunegara, perwakilan Kementerian Agama Kota Metro, serta tim dari Livia Katering.
KEPALA BAPAS APRESIASI KOLABORASI LINTAS SEKTOR
Dalam sambutannya, Kepala Bapas Kelas II Metro, Prayuda Rachmadany, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung pelaksanaan program pembinaan bagi klien pemasyarakatan.
Ia secara khusus mengapresiasi dukungan Ketua DPC GRANAT Lampung Tengah, H. Abdullah Surajaya, S.H., M.H., Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Metro, serta manajemen Livia Katering yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor merupakan bagian penting dalam mendukung proses pembimbingan klien pemasyarakatan agar memiliki kesiapan mental, spiritual, dan keterampilan yang memadai ketika kembali ke tengah masyarakat.
Prayuda berharap kerja sama yang terjalin dapat terus diperkuat sehingga pembinaan yang diberikan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masa depan para klien pemasyarakatan.
DPC GRANAT LAMPUNG TENGAH BERIKAN EDUKASI BAHAYA NARKOBA
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris DPC GRANAT Lampung Tengah, Benny Mangkunegara, yang hadir mewakili Ketua DPC GRANAT Lampung Tengah, H. Abdullah Surajaya, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi kepada Bapas Kelas II Metro atas kepercayaan yang diberikan kepada organisasinya untuk terlibat dalam kegiatan pembinaan tersebut.
Benny menegaskan bahwa keterlibatan DPC GRANAT Lampung Tengah merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika sekaligus peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemulihan dan reintegrasi sosial.
Dalam sesi penyampaian materi, Benny Mangkunegara, yang juga menjabat sebagai Ketua Yayasan Rehabilitasi Narkoba Cahaya Azzura Bersinar Lampung Tengah, membawakan materi bertema “Bahaya Narkoba dan Solusi Pemulihannya.”
Materi tersebut menekankan pentingnya memahami dampak buruk penyalahgunaan narkotika, membangun ketahanan diri terhadap pengaruh negatif lingkungan, serta mengetahui akses layanan rehabilitasi bagi individu yang membutuhkan bantuan untuk pulih dari permasalahan penyalahgunaan narkoba.
Benny juga mendorong para peserta agar memiliki kesadaran untuk menjaga diri, menjauhi penyalahgunaan narkotika, dan tidak ragu mencari bantuan profesional apabila menghadapi permasalahan yang berkaitan dengan ketergantungan narkoba.
Antusiasme peserta terlihat selama penyampaian materi berlangsung. Sejumlah klien pemasyarakatan aktif mengajukan pertanyaan mengenai dampak narkotika, upaya pencegahan, serta langkah-langkah pemulihan yang dapat ditempuh.
Interaksi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun pemahaman peserta mengenai bahaya narkoba sekaligus membuka wawasan tentang pentingnya dukungan lingkungan dan akses rehabilitasi.
PEMBEKALAN SPIRITUAL DAN KETERAMPILAN USAHA
Selain memperoleh edukasi mengenai bahaya narkotika, para peserta juga mendapatkan bimbingan kerohanian dari perwakilan Kementerian Agama Kota Metro.
Bimbingan ini diharapkan dapat memperkuat nilai-nilai moral, membangun kesadaran diri, serta menumbuhkan motivasi untuk menjalani kehidupan yang lebih positif dan bertanggung jawab.
Sementara itu, tim Livia Katering memberikan pembekalan keterampilan praktis yang dapat menjadi salah satu modal awal bagi peserta untuk mengembangkan kemampuan produktif dan merintis usaha secara mandiri.
Kombinasi materi kepribadian, spiritualitas, pencegahan narkoba, dan keterampilan tersebut diharapkan mampu memberikan bekal yang lebih menyeluruh bagi klien pemasyarakatan dalam mempersiapkan masa depan.
DORONG KLIEN PEMASYARAKATAN KEMBALI BERDAYA
Melalui kegiatan ini, Bapas Kelas II Metro bersama DPC GRANAT Lampung Tengah dan para pemangku kepentingan lainnya berupaya memperkuat pembinaan yang berorientasi pada perubahan perilaku, peningkatan kapasitas diri, dan kesiapan kembali ke lingkungan sosial.
Sinergi tersebut diharapkan dapat membantu klien pemasyarakatan membangun kepercayaan diri, mengembangkan keterampilan yang bermanfaat, serta menghindari perilaku yang berisiko menghambat masa depan mereka.
Pembinaan yang melibatkan berbagai pihak juga menjadi wujud kepedulian bersama bahwa proses pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pendampingan, tetapi juga pada upaya memberikan kesempatan bagi setiap individu untuk memperbaiki diri dan menjalani kehidupan yang lebih baik.
Dengan dukungan berkelanjutan dari pemerintah, organisasi masyarakat, lembaga rehabilitasi, dunia usaha, dan lingkungan sosial, para klien pemasyarakatan diharapkan mampu kembali berintegrasi dengan masyarakat, hidup lebih mandiri, serta menjauhi penyalahgunaan narkotika.
Pewarta: Sahrul
Redaksi: KRIMSUS86.COM






