LAMPUNG BARAT, KRIMSUS86.COM — Koperasi Gemilang Emas Nusantara (KPGEN) Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI) bersama Asosiasi Pengusaha Jasa Indonesia (APJI) Kabupaten Lampung Barat menggelar pelatihan pembuatan jajan pasar sebagai upaya meningkatkan keterampilan dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya ibu rumah tangga dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Toko Kue Madani Bakery, Kabupaten Lampung Barat, pada Minggu (9/8/2026). Pelatihan diinisiasi oleh Pengurus KPGEN PWDPI sekaligus Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) APJI Lampung Barat, Gesti Herdiana.
Kegiatan ini menjadi salah satu langkah konkret dalam memberikan pembekalan keterampilan yang memiliki nilai ekonomi. Para peserta diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai pembuatan aneka jajan pasar, tetapi juga mampu mengembangkan keterampilan tersebut menjadi peluang usaha yang dapat membantu meningkatkan pendapatan keluarga.
Gesti Herdiana mengatakan, pelatihan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap pengembangan potensi ibu rumah tangga dan pelaku UMKM agar memiliki keterampilan produktif yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.
“Melalui pelatihan ini, kami ingin mengangkat potensi ibu rumah tangga dan pelaku UMKM agar memiliki keterampilan yang bernilai jual, sehingga bisa ikut membantu perekonomian keluarga,” ujar Gesti Herdiana.
Menurutnya, keterampilan di bidang kuliner memiliki peluang yang cukup besar untuk dikembangkan menjadi usaha rumahan. Dengan pendampingan dan kemauan untuk terus belajar, peserta diharapkan mampu menghasilkan produk yang berkualitas dan memiliki daya saing di tengah perkembangan usaha kuliner.
Pelaksanaan kegiatan tersebut juga mendapat dukungan penuh dari Ketua Umum KPGEN PWDPI, Rosmiati. Ia berharap pelatihan yang diberikan tidak berhenti sebatas transfer pengetahuan, tetapi dapat menjadi awal lahirnya usaha-usaha baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Saya berharap ilmu yang didapatkan dapat menjadi sumber penghasilan tambahan yang nyata, mampu mengangkat derajat ekonomi keluarga, dan kelak melahirkan wirausahawan baru yang sukses dan mandiri dari kalangan ibu rumah tangga di Lampung Barat,” tegas Rosmiati.
Rosmiati menambahkan, pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan keterampilan merupakan bagian penting dalam membangun kemandirian ekonomi. Karena itu, kegiatan pelatihan diharapkan dapat terus dikembangkan dengan melibatkan lebih banyak masyarakat dan pelaku UMKM.
Melalui sinergi KPGEN PWDPI dan APJI, kegiatan tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi peserta sekaligus membuka ruang bagi pengembangan usaha kuliner lokal di Kabupaten Lampung Barat.
Pelatihan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan misi KPGEN PWDPI dan APJI dalam membangun sumber daya manusia di bidang kuliner yang profesional, kreatif, produktif, dan berdaya saing.
Dengan adanya keterampilan baru yang diperoleh, ibu rumah tangga dan pelaku UMKM diharapkan mampu menjadi pelaku usaha mandiri serta turut berkontribusi dalam memperkuat perekonomian keluarga dan masyarakat di Lampung Barat.
(Humas KPGEN PWDPI)






