Ketum FRIC H. Dian Surahman Serukan Gerakan Semesta Dukung Kapolda Lampung Tumpas Komplotan Begal Sadis

Jakarta | Krimsus86.com – Ketua Umum Fast Respon Indonesia Center, H. Dian Surahman, mengeluarkan maklumat resmi bernada tegas terkait pentingnya jaminan keamanan dan keselamatan masyarakat di Provinsi Lampung. Berlandaskan doktrin utama bahwa keselamatan dan nyawa rakyat merupakan hukum tertinggi, FRIC menyatakan dukungan penuh terhadap langkah strategis dan kebijakan tegas Polda Lampung dalam memberantas jaringan begal sadis yang meresahkan masyarakat.

Pernyataan sikap tersebut disampaikan sebagai bentuk dukungan moral dan institusional atas komitmen kuat jajaran kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan serta melindungi warga dari ancaman kejahatan jalanan yang semakin brutal dan tidak manusiawi.

Berita Lainnya

H. Dian Surahman menegaskan bahwa ketika para pelaku kriminal telah berani mengancam bahkan merenggut nyawa masyarakat sipil, maka negara tidak boleh tampil lemah ataupun ragu dalam menegakkan hukum.

“Setiap tetes darah warga yang tumpah akibat kebiadaban para begal adalah luka bagi rasa keadilan bangsa. Nyawa rakyat adalah hak mutlak yang tidak dapat ditawar dengan alasan apa pun. Karena itu, FRIC berdiri tegak di belakang Kapolda Lampung dalam setiap langkah tegas untuk menyelamatkan masyarakat dan memulihkan rasa aman,” tegas H. Dian Surahman.

Menurutnya, langkah tegas yang diambil oleh pimpinan tertinggi Polda Lampung merupakan bentuk shock therapy yang diperlukan guna memutus mental dan keberanian para pelaku kriminal jalanan. Negara, kata dia, harus menunjukkan kewibawaan agar masyarakat kembali dapat beraktivitas dengan aman tanpa dihantui rasa takut.

Masyarakat Diajak Bersatu Lawan Kriminalitas

Dalam pernyataannya, H. Dian Surahman juga menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat Lampung—mulai dari tokoh adat, tokoh agama, pemuda, akademisi, hingga masyarakat akar rumput—untuk bersatu mendukung aparat kepolisian dalam menciptakan keamanan bersama.

“Ini adalah panggilan nurani. Aparat kepolisian berjuang siang dan malam demi menjaga keselamatan masyarakat. Maka masyarakat pun harus hadir menjadi benteng terkuat bagi kepolisian. Mari rapatkan barisan, tutup ruang gerak kriminalitas, dan bersihkan tanah Lampung dari rasa takut,” ujarnya.

Sebagai langkah konkret, Ketua Umum FRIC telah menginstruksikan seluruh jajaran dan jaringan organisasi di wilayah Lampung agar aktif membangun sinergi dengan aparat keamanan, sekaligus menjadi mata dan telinga masyarakat dalam membantu menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

Gerakan tersebut diharapkan menjadi bentuk kolaborasi nyata antara masyarakat dan Kepolisian Negara Republik Indonesia demi mewujudkan Provinsi Lampung yang aman, damai, tertib, dan bermartabat.

Kontak Media Resmi:

Divisi Humas dan Informasi Publik

Fast Respon Indonesia Center (FRIC)

Pos terkait