KDM Kembali Gelar Sayembara, Ajak Warga Ungkap Penjualan Tramadol dan Miras Ilegal Lewat Media Sosial

JAWA BARAT | Krimsus86.com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) kembali menjadi perhatian publik setelah meluncurkan sayembara yang melibatkan partisipasi masyarakat. Jika sebelumnya sayembara berkaitan dengan penanganan aksi begal, kali ini fokus diarahkan pada pengungkapan praktik penjualan obat keras ilegal jenis tramadol dan minuman keras (miras) ilegal.

Dalam pernyataannya, Dedi Mulyadi mengajak masyarakat untuk berperan aktif melaporkan lokasi penjualan tramadol maupun minuman keras ilegal melalui media sosial. Warga yang berhasil mempublikasikan informasi mengenai lokasi penjualan tersebut dijanjikan akan mendapatkan hadiah.

Berita Lainnya

“Bagi warga Jawa Barat yang menemukan orang jual tramadol, orang jual minuman keras, diposting aja, diramaikan di media sosial. Saya kasih hadiah. Pokoknya yang bisa memposting tempat penjualan minuman ilegal dan obat-obat ilegal secara terbuka, saya kasih hadiah,” ujar Dedi Mulyadi.

Berbeda dengan sayembara sebelumnya yang sempat menuai perdebatan karena dikaitkan dengan penanganan pelaku begal, kali ini masyarakat tidak diminta untuk melakukan penangkapan atau tindakan langsung terhadap pelaku. Fokus utama program tersebut adalah membantu mengungkap keberadaan lokasi penjualan barang-barang ilegal agar dapat segera ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum.

Kebijakan tersebut kembali memunculkan beragam tanggapan dari masyarakat. Sebagian pihak menilai langkah tersebut dapat meningkatkan partisipasi publik dalam pemberantasan peredaran obat-obatan terlarang dan minuman keras ilegal. Namun, sebagian lainnya mengingatkan pentingnya memastikan seluruh laporan yang disampaikan masyarakat tetap diverifikasi oleh aparat berwenang guna menghindari kesalahan informasi maupun potensi pelanggaran hak pihak tertentu.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai mekanisme pemberian hadiah maupun tata cara pelaporan yang akan diterapkan dalam program tersebut.

(Red//tim)

Pos terkait