Kapolres Nias Perkuat Sinergitas Bersama Komunitas Pengemudi Maxim, Ojol Didorong Jadi Mitra Strategis Kamtibmas

 

GUNUNGSITOLI | KRIMSUS86.COM — Polres Nias Polda Sumatera Utara terus memperkuat sinergitas dengan berbagai elemen masyarakat dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman, tertib dan kondusif.

Berita Lainnya

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Dialog dan Penguatan Sinergitas antara Polres Nias bersama jajaran manajemen serta komunitas pengemudi Maxim Kepulauan Nias yang berlangsung di Cafe Kopi 37, Jalan Sudirman Nomor 37, Kota Gunungsitoli, Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Nias AKBP Agung S.D.C., S.Psi., Psi., M.K.P., dan dihadiri Kabagren Polres Nias Kompol IB. Jaya Harefa, S.H., Kabag Ops AKP Ya’aro Lase, Kabag SDM AKP Sonahami Lase, S.H., M.H., Kasat Intelkam AKP Narson Waruwu, S.I.P., serta para Kasat dan perwira jajaran Polres Nias.

Dari pihak Maxim Kepulauan Nias hadir Head of Division Maxim Kepulauan Nias Jamal Syarif Telaumbanua bersama para pengemudi.

Dalam arahannya, Kapolres Nias menyampaikan bahwa keberadaan komunitas pengemudi ojek online memiliki peran penting sebagai mitra kepolisian dalam menjaga situasi keamanan di wilayah hukum Polres Nias.

“Bapak Ibu sekalian adalah mitra strategis kepolisian. Dengan bergerak ke berbagai penjuru wilayah setiap hari, keberadaan rekan-rekan sangat berharga untuk turut menjaga dan menginformasikan situasi keamanan di sekitar kita,” ujar Kapolres.

Kapolres juga mengajak para pengemudi untuk tidak ragu menyampaikan informasi apabila menemukan adanya kejadian mencurigakan maupun gangguan kamtibmas di lingkungan sekitar.

Masyarakat, termasuk para pengemudi, dapat memanfaatkan layanan Call Center 110 Polres Nias yang dapat diakses selama 24 jam untuk melaporkan berbagai kejadian yang membutuhkan penanganan kepolisian.

Bahas Risiko Pengantaran Barang

Dalam sesi dialog terbuka, para pengemudi menyampaikan sejumlah persoalan dan keresahan yang kerap dihadapi ketika menjalankan pekerjaan di lapangan.

Salah satunya terkait risiko hukum apabila seorang pengemudi tanpa sengaja mengantarkan paket yang ternyata berisi narkotika.

Kasat Resnarkoba Polres Nias menjelaskan bahwa apabila pengemudi benar-benar tidak mengetahui isi barang dan tidak terdapat unsur kesengajaan, maka pengemudi dapat dimintai keterangan sebagai saksi. Namun demikian, para pengemudi tetap diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas maupun pola pengantaran yang dinilai mencurigakan.

Pengemudi diimbau segera berkoordinasi dan melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan indikasi mencurigakan, seperti pengiriman berulang dengan alasan yang tidak jelas maupun tujuan pengantaran ke lokasi yang dianggap tidak wajar.

Pengemudi Diminta Utamakan Keselamatan Berlalu Lintas

Persoalan lain yang dibahas yakni mengenai pengendara yang mengemudikan kendaraan dalam kondisi mabuk maupun menggunakan telepon seluler saat berkendara.

Kasat Lantas Polres Nias menegaskan bahwa perilaku tersebut merupakan pelanggaran lalu lintas dan dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Masyarakat yang menemukan adanya pelanggaran atau situasi lalu lintas yang membahayakan juga dipersilakan melaporkannya melalui layanan 110 untuk ditindaklanjuti petugas.

Di sisi lain, para pengemudi Maxim diingatkan agar selalu mengutamakan keselamatan selama menjalankan aktivitas, termasuk mematuhi seluruh ketentuan lalu lintas.

Sementara itu, Kabag Ops Polres Nias menegaskan bahwa komunitas pengemudi ojek online merupakan bagian dari mitra dan sahabat kepolisian dalam menjaga keamanan wilayah.

“Mari kita jaga bersama wilayah Nias ini tetap aman, tertib, dan nyaman untuk kita semua tinggali,” pesannya.

Sebagai bentuk perhatian dan apresiasi atas kontribusi komunitas pengemudi dalam mendukung terciptanya kamtibmas, Kapolres Nias pada akhir kegiatan secara simbolis menyerahkan tali asih kepada perwakilan pengemudi.

Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban serta berakhir sekitar pukul 16.40 WIB.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Nias berharap sinergitas antara kepolisian dan komunitas pengemudi ojek online semakin kuat sehingga dapat membangun jaring pengaman kamtibmas berbasis masyarakat.

Semangat tersebut sejalan dengan konsep pelayanan TA’ORAHU NIAS, yakni Tanggap, Open, Rampung, Humanis, Melayani, Proaktif dan Santun, sebagai bentuk komitmen Polres Nias dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Humas Polres Nias

Pos terkait