BUOL, KRIMSUS86.COM — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Buol Tahun 2026 menjadi momentum penting untuk merefleksikan capaian pembangunan sekaligus memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Pemerintah Kabupaten Buol, dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan yang berkelanjutan.
Dalam sambutan Gubernur Sulawesi Tengah pada upacara peringatan tersebut, pemerintah provinsi menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Buol beserta seluruh masyarakat atas berbagai upaya dan kontribusi dalam membangun daerah yang dikenal sebagai Bumi Pogogul.
Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Buol tahun ini mengusung tema “Titinggai Momangun Lripu – Agamis, Agropolitan, yang Maju, Lestari Budaya, dan Berkelanjutan.”
Tema tersebut mencerminkan harapan agar pembangunan Kabupaten Buol tidak hanya berorientasi pada kemajuan infrastruktur, tetapi juga memperhatikan peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan nilai-nilai keagamaan, pelestarian budaya lokal, serta pengembangan potensi agropolitan sebagai salah satu penggerak perekonomian daerah.
Dalam sambutan gubernur disampaikan bahwa keberhasilan pembangunan harus diukur secara menyeluruh, termasuk melalui peningkatan kualitas hidup masyarakat, pemerataan kesejahteraan, serta kemampuan daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan dan budaya.
CAPAIAN INDIKATOR MAKRO PEMBANGUNAN MENUNJUKKAN TREN POSITIF
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang disampaikan dalam sambutan tersebut, sejumlah indikator makro pembangunan Kabupaten Buol menunjukkan perkembangan positif.
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Buol meningkat dari 70,89 pada 2024 menjadi 71,47 pada 2025. Peningkatan ini menjadi salah satu indikator perkembangan kualitas hidup masyarakat, terutama dalam aspek pendidikan, kesehatan, dan standar hidup layak.
Dari sisi pertumbuhan ekonomi, Kabupaten Buol mencatat pertumbuhan sebesar 3,31 persen pada 2025. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi pada Triwulan II 2026 dilaporkan mencapai 3,98 persen.
Pada aspek pengentasan kemiskinan, persentase penduduk miskin mengalami penurunan dari 13,08 persen pada 2024 menjadi 12,48 persen pada 2025. Jumlah penduduk miskin juga berkurang dari 23,05 ribu jiwa menjadi 22,35 ribu jiwa pada periode tersebut.
Sementara itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) turun dari 3,13 persen pada 2024 menjadi 3,11 persen pada 2025.
Capaian tersebut menjadi modal penting bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pembangunan, memperluas kesempatan kerja, memperkuat perekonomian masyarakat, dan memastikan manfaat pembangunan dirasakan secara lebih merata.
PROGRAM BERANI CERDAS DAN BERANI SEHAT DIPERKUAT
Untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus mendorong pelaksanaan program-program unggulan yang disinergikan dengan kebutuhan pembangunan di kabupaten dan kota, termasuk Kabupaten Buol.
Salah satu program yang menjadi perhatian adalah Berani Cerdas, yang berfokus pada dukungan pendidikan bagi mahasiswa.
Berdasarkan data yang disampaikan dalam sambutan gubernur, program tersebut memberikan manfaat beasiswa atau bantuan pendidikan kepada 877 mahasiswa pada 2025. Pada 2026, jumlah penerima manfaat diperkirakan mencapai 1.476 mahasiswa, sehingga akumulasi penerima manfaat dari kedua periode tersebut mencapai 2.353 mahasiswa.
Program ini diharapkan dapat memperluas akses pendidikan tinggi, meringankan beban ekonomi keluarga, serta mencetak generasi muda yang berkompeten dan mampu berkontribusi terhadap pembangunan daerah.
Selain pendidikan, pemerintah juga mendorong program Berani Sehat untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan.
Program tersebut menjangkau 12.766 jiwa pada 2025 dan diproyeksikan mencakup 17.234 jiwa pada 2026. Dengan demikian, total penerima manfaat yang disebutkan dalam sambutan mencapai 30.000 jiwa.
Penguatan program pendidikan dan kesehatan tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang berkualitas, produktif, dan mampu menghadapi tantangan pembangunan di masa mendatang.
APRESIASI KEPADA PARA PEJUANG PEMEKARAN KABUPATEN BUOL
Dalam momentum peringatan HUT ke-27 ini, Gubernur Sulawesi Tengah turut menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada para tokoh pendiri, pejuang pemekaran, serta seluruh masyarakat yang telah berperan dalam memperjuangkan terbentuknya Kabupaten Buol dan mengawal perjalanan pembangunan daerah.
Kontribusi para tokoh dan masyarakat tersebut dinilai memiliki arti penting dalam perjalanan Kabupaten Buol hingga memasuki usia ke-27 tahun.
Peringatan hari jadi daerah ini diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi sarana memperkuat persatuan, menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah, serta meningkatkan semangat seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan.
Sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, pelaku usaha, tokoh masyarakat, pemuda, dan berbagai unsur lainnya dinilai penting agar potensi daerah dapat dikembangkan secara optimal demi kesejahteraan masyarakat.
MASYARAKAT DIIMBAU WASPADAI POTENSI KEBAKARAN
Selain menyoroti pembangunan, Gubernur Sulawesi Tengah juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana, khususnya kebakaran, di tengah kondisi kekeringan dan minimnya curah hujan yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir di Kabupaten Buol.
Masyarakat diimbau untuk berhati-hati dalam melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, mematuhi arahan petugas, serta segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran atau kondisi yang dapat membahayakan lingkungan dan permukiman.
Semangat gotong royong dan kepedulian sosial juga perlu terus diperkuat sebagai bagian dari upaya bersama dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk dampak perubahan kondisi cuaca.
Kewaspadaan masyarakat, didukung koordinasi yang baik antara pemerintah daerah, petugas terkait, dan seluruh elemen masyarakat, menjadi langkah penting untuk meminimalkan risiko serta dampak bencana.
HUT KE-27 MENJADI MOMENTUM MENUJU BUOL YANG LEBIH MAJU
Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Buol Tahun 2026 diharapkan menjadi titik penguatan komitmen bersama untuk melanjutkan pembangunan yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.
Peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan sektor agropolitan, penguatan pelayanan publik, pelestarian budaya, serta pengurangan kemiskinan dan pengangguran menjadi bagian penting dari agenda pembangunan yang perlu terus diperkuat.
Melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan masyarakat, Kabupaten Buol diharapkan mampu mengoptimalkan potensi daerah sekaligus menghadirkan manfaat pembangunan yang nyata bagi seluruh lapisan masyarakat.
Dalam penutup sambutannya, Gubernur mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan HUT ke-27 sebagai momentum untuk terus berbenah, bertumbuh, dan melangkah bersama menuju kesejahteraan masyarakat Buol yang berkelanjutan.
Pewarta: Syafri Sakula, S.I.P.






