Halmahera Utara | Krimsus86.com — Memasuki hari kedua pelaksanaan operasi SAR, Tim Gabungan Brimob Polda Maluku Utara terus mengintensifkan upaya pencarian dan evakuasi terhadap tiga pendaki yang terjebak di kawasan puncak Gunung Dukono, Kabupaten Halmahera Utara, Sabtu (09/05/2026).
Dalam operasi tersebut, tim gabungan melakukan penyisiran melalui jalur darat serta pemantauan udara menggunakan drone guna mempercepat proses pencarian dan memastikan kondisi di sekitar lokasi pendaki.
Hingga saat ini, personel gabungan dilaporkan telah berhasil mencapai Pos 5 yang berada di dekat bibir kawah Gunung Dukono. Namun, cuaca ekstrem berupa kabut tebal disertai hujan pada titik koordinat 1°42’13.7″N / 127°52’50.2″E menyebabkan jarak pandang menjadi sangat terbatas.
Selain faktor cuaca, aktivitas erupsi Gunung Dukono yang terjadi secara tiba-tiba turut menjadi kendala utama dalam proses pencarian dan evakuasi korban. Demi mengutamakan keselamatan personel, tim sementara menghentikan pergerakan dan melakukan perlindungan serta konsolidasi di lokasi aman.
Dalam perkembangan operasi SAR tersebut, tim gabungan berhasil menemukan satu korban Warga Negara Indonesia (WNI) atas nama Angel Elga (perempuan) dalam kondisi meninggal dunia.
Sementara itu, dua korban lainnya yang merupakan Warga Negara Asing (WNA) telah diketahui titik koordinat keberadaannya. Namun proses evakuasi belum dapat dilakukan akibat meningkatnya aktivitas erupsi gunung yang dinilai membahayakan keselamatan tim penyelamat.
Untuk sementara waktu, operasi pencarian dan evakuasi dihentikan dan direncanakan akan kembali dilanjutkan pada esok hari setelah kondisi cuaca dan situasi di sekitar gunung dinyatakan aman serta memungkinkan untuk pelaksanaan evakuasi lanjutan.
Tim SAR gabungan memastikan seluruh proses operasi dilakukan dengan mengedepankan keselamatan personel serta prosedur penanganan darurat di wilayah rawan bencana alam dan aktivitas vulkanik tinggi.(Mirwan Taher)






