Gubernur Herman Deru dan Bupati Toha Resmikan Hauling Road PT Marga Bara Jaya di Bayung Lencir

MUSI BANYUASIN, KRIMSUS86.COM – Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru, S.H., M.M., bersama Bupati Musi Banyuasin H. M. Toha, S.H., meresmikan jalan angkutan khusus batu bara (hauling road) milik PT Marga Bara Jaya di Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Rabu (28/10/2026).

Peresmian tersebut menjadi bagian dari upaya penataan angkutan batu bara agar tidak bercampur dengan arus lalu lintas masyarakat di jalan umum. Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Musi Banyuasin, Drs. M. Thabrani Rizki, beserta jajaran, manajemen PT Marga Bara Jaya, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Berita Lainnya

Selama ini, aktivitas kendaraan angkutan batu bara di jalan umum kerap menimbulkan keluhan masyarakat, mulai dari kemacetan, debu, kerusakan jalan, hingga risiko kecelakaan lalu lintas.

Dengan beroperasinya jalan khusus tersebut, angkutan batu bara diharapkan dapat menggunakan jalur tersendiri sehingga mobilitas masyarakat menjadi lebih lancar dan potensi gangguan keselamatan di jalan umum dapat diminimalkan.

Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur pendukung kegiatan pertambangan yang turut memperhatikan kepentingan masyarakat.

“Ini langkah maju. Hauling road ini bukan hanya untuk kelancaran bisnis, tetapi juga untuk keselamatan rakyat dan keteraturan lalu lintas,” ujar Herman Deru.

Keberadaan jalur khusus ini diharapkan menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan ketertiban transportasi angkutan batu bara sekaligus mendukung kelancaran aktivitas ekonomi di wilayah Sumatera Selatan.

Bupati Musi Banyuasin H. M. Toha mengapresiasi beroperasinya jalan angkutan khusus batu bara tersebut. Menurutnya, sebagai salah satu daerah penghasil energi, Kabupaten Musi Banyuasin membutuhkan pengelolaan kegiatan pertambangan yang memperhatikan aspek ekonomi, keselamatan, dan kelestarian lingkungan.

“Ekonomi harus tumbuh, tetapi keselamatan warga dan kelestarian lingkungan tidak boleh dikorbankan,” tegas Toha.

Ia berharap keberadaan infrastruktur tersebut dapat mendukung kegiatan usaha pertambangan secara lebih tertib sekaligus mengurangi dampak aktivitas angkutan batu bara terhadap masyarakat di sekitar jalur transportasi umum.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Musi Banyuasin, Drs. M. Thabrani Rizki, menegaskan bahwa pembangunan dan kegiatan perekonomian harus berjalan seiring dengan upaya perlindungan lingkungan hidup.

“Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Muba terus mendukung upaya pembangunan dan kegiatan perekonomian yang tetap memperhatikan kelestarian lingkungan, pengendalian dampak lingkungan, serta kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku,” ujar Thabrani.

Pengawasan terhadap pengelolaan dampak lingkungan menjadi aspek penting dalam operasional jalan angkutan khusus batu bara. Hal tersebut mencakup upaya pengendalian debu, pengelolaan limpasan air, serta pemenuhan kewajiban lingkungan sesuai ketentuan yang berlaku.

Beroperasinya hauling road PT Marga Bara Jaya di Bayung Lencir diharapkan menjadi bagian dari upaya penataan transportasi batu bara di Kabupaten Musi Banyuasin. Penggunaan jalur khusus diharapkan dapat mengurangi beban jalan umum, meningkatkan keselamatan pengguna jalan, serta memberikan manfaat bagi aktivitas ekonomi daerah.

Ke depan, pelaksanaan operasional jalan tersebut tetap perlu disertai pengawasan terhadap keselamatan lalu lintas, kepatuhan terhadap ketentuan angkutan, dan pengendalian dampak lingkungan.

Pemerintah daerah bersama pihak terkait diharapkan dapat memastikan bahwa pembangunan infrastruktur pendukung pertambangan tidak hanya memberikan manfaat bagi kegiatan usaha, tetapi juga memperhatikan hak masyarakat untuk menikmati lingkungan yang sehat dan lalu lintas yang aman.

(Enismiyana//red)

KRIMSUS86.COM – Tegas, Lugas, Terpercaya.

Pos terkait