NTB, KHUSUSNYA LOMBOK — KRIMSUS86.COM — Anggota Fast Respon Indonesia Center (FRIC) se-Indonesia menyampaikan harapan agar pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2026, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Pulau Lombok, dapat berlangsung aman, damai, tertib, serta kondusif.
Harapan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap terciptanya proses demokrasi di tingkat desa yang sehat dan tetap mengedepankan persatuan serta kerukunan masyarakat.
Jaswadi, salah satu anggota FRIC, mengatakan bahwa perbedaan pilihan dalam pelaksanaan Pilkades merupakan bagian dari demokrasi yang harus disikapi secara dewasa, bijak, dan penuh tanggung jawab.
“Harapan kami sebagai anggota FRIC, semoga seluruh tahapan Pilkades berjalan aman dan lancar. Jangan sampai perbedaan pilihan menimbulkan keributan atau memecah persaudaraan masyarakat,” ujar Jaswadi.
Menurutnya, setiap calon kepala desa memiliki hak untuk berkompetisi dan masyarakat juga memiliki kebebasan dalam menentukan pilihannya. Karena itu, seluruh pihak diharapkan dapat menghormati proses demokrasi serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi menimbulkan konflik.
Jaswadi juga mengajak para calon kepala desa, tim pendukung, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, serta seluruh warga untuk bersama-sama menjaga suasana yang sejuk selama seluruh tahapan Pilkades berlangsung.
Ia menekankan bahwa kemenangan maupun kekalahan dalam sebuah kontestasi politik merupakan hal yang biasa. Hal terpenting adalah menjaga persaudaraan dan keamanan masyarakat setelah proses pemilihan selesai.
“Menang dan kalah dalam pilihan adalah hal biasa. Yang paling penting, persaudaraan tetap terjaga dan desa kita tetap aman. Mari kita sukseskan Pilkades dengan damai dan bermartabat,” tutup Jaswadi.
FRIC berharap seluruh elemen masyarakat dapat berperan aktif menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas sehingga pelaksanaan Pilkades 2026 di NTB, khususnya Pulau Lombok, dapat berjalan demokratis, aman, lancar, dan menghasilkan pemimpin desa yang mendapat kepercayaan masyarakat.
(Jsd//Red)






