KOLAKA, KRIMSUS86.COM – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kolaka berhasil memediasi sengketa penggunaan jalur pengangkutan hasil tambang antara PT Jaya Nickel Pasific (JNP) dan PT Tambang Rejeki Kolaka (TRK). Mediasi yang berlangsung di Aula Polres Kolaka pada Jumat (31/7/2026) menghasilkan kesepakatan damai yang ditandatangani oleh kedua belah pihak.
Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Kolaka, H. Amri, didampingi Kapolres Kolaka, Dandim 1412/Kolaka, serta Kepala Kejaksaan Negeri Kolaka. Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga stabilitas keamanan, kepastian hukum, serta iklim investasi yang kondusif di Kabupaten Kolaka.
Perselisihan bermula dari klaim hak atas lahan yang dikuasai PT TRK, yang berada di jalur pengangkutan hasil tambang yang selama ini digunakan oleh PT JNP. Kondisi tersebut sempat memicu penghalangan aktivitas operasional di lapangan.
Melalui dialog yang berlangsung secara terbuka dan mengedepankan prinsip musyawarah untuk mufakat, kedua perusahaan akhirnya mencapai kesepakatan bersama.
Adapun poin-poin yang disepakati meliputi:
Kedua perusahaan berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban serta mendukung terciptanya iklim investasi yang sehat di Kabupaten Kolaka.
Kedua belah pihak tidak akan melakukan tindakan yang dapat mengganggu aktivitas operasional masing-masing maupun menghambat akses masyarakat di sekitar lokasi.
Permasalahan terkait hak atas lahan akan diselesaikan melalui mekanisme hukum yang berlaku dan tidak ditempuh dengan tindakan di luar ketentuan hukum.
Bupati Kolaka, H. Amri, mengapresiasi sikap kooperatif kedua perusahaan yang mengedepankan penyelesaian melalui dialog.
“Kami menginginkan pembangunan daerah berjalan dengan baik, investasi tetap aman, namun hak-hak masyarakat juga harus tetap terlindungi sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Forkopimda Kabupaten Kolaka juga menegaskan akan terus melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan kesepakatan tersebut guna memastikan seluruh poin yang telah disepakati dapat dijalankan dengan baik serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif.
(Risal Sultra//red)






