TERNATE | KRIMSUS86.COM — Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Khairun (Unkhair) Ternate kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Khairun Tahun 2026.
Kegiatan yang mengangkat tema “Literasi Manajemen Usaha sebagai Strategi Pemberdayaan Pelaku Usaha Kuliner Lokal Jole Majiko” tersebut dilaksanakan di Kelurahan Dufa-Dufa, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, pada Rabu, 3 September 2026.
Program tersebut melibatkan pelaku usaha kuliner dan masyarakat setempat, khususnya para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas dan kemampuan masyarakat dalam mengelola usaha secara lebih terarah dan berkelanjutan.
Kegiatan ini diketuai oleh Yuliyana S. Kalengkongan, S.E., M.Si., dengan Ruliyanto Syahrain, S.E., ME. sebagai pendamping. Keduanya merupakan dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Khairun.
Pelaksanaan kegiatan juga mendapat sambutan dan dukungan dari Kepala Kelurahan Dufa-Dufa, Muhammad Irwan Ali, S.IP., bersama jajaran staf Kelurahan Dufa-Dufa.
Kehadiran pemerintah kelurahan dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap upaya perguruan tinggi dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat di tingkat kelurahan.
Menyentuh Persoalan UMKM Secara Riil
Program kemitraan masyarakat ini tidak hanya berorientasi pada penyampaian teori akademis, tetapi diarahkan untuk menyentuh langsung persoalan yang dihadapi pelaku usaha dalam menjalankan aktivitas ekonominya sehari-hari.
Melalui kegiatan tersebut, para peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya manajemen usaha sebagai salah satu bekal dalam mengembangkan usaha kuliner lokal.
Materi yang disampaikan meliputi pengelolaan keuangan sederhana, pencatatan arus kas, pengelolaan modal usaha, pemisahan keuangan usaha dan rumah tangga, strategi pemasaran, pelayanan konsumen, hingga pengembangan usaha sesuai dengan kondisi dan kemampuan pelaku UMKM.
Materi tersebut mendapat respons positif dari masyarakat Kelurahan Dufa-Dufa karena dinilai memiliki keterkaitan langsung dengan kebutuhan dan aktivitas usaha yang dijalankan sehari-hari.
Bagi sebagian pelaku usaha kecil, kemampuan dalam mengelola keuangan dan melakukan pencatatan arus kas masih menjadi tantangan tersendiri. Oleh karena itu, pendampingan dari akademisi FEB Unkhair menjadi kesempatan penting bagi masyarakat untuk meningkatkan pemahaman sekaligus memperbaiki tata kelola usaha.
Kolaborasi Kampus dan Masyarakat
Ketua kegiatan, Yuliyana S. Kalengkongan, S.E., M.Si., bersama pendamping Ruliyanto Syahrain, S.E., ME., berupaya membangun suasana pembelajaran yang komunikatif dan terbuka dengan masyarakat.
Pendekatan tersebut memberikan ruang bagi peserta untuk tidak hanya menjadi pendengar, tetapi juga menyampaikan pengalaman, persoalan, serta berbagai tantangan yang mereka hadapi dalam menjalankan usaha.
Program Kemitraan Masyarakat ini sekaligus menjadi gambaran bahwa keberadaan perguruan tinggi tidak hanya berfungsi sebagai pusat pendidikan dan penelitian, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir di tengah masyarakat serta memberikan kontribusi dan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi warga.
Sementara itu, dukungan Kepala Kelurahan Dufa-Dufa, Muhammad Irwan Ali, S.IP., bersama jajaran staf kelurahan semakin memperkuat pelaksanaan kegiatan tersebut.
Dukungan pemerintah kelurahan dinilai memiliki peran penting karena merupakan unsur pemerintahan yang dekat dengan masyarakat serta memahami secara langsung berbagai potensi dan persoalan ekonomi warga.
Masyarakat Kelurahan Dufa-Dufa pun memberikan respons positif terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Sejumlah peserta menilai kegiatan seperti ini perlu dilakukan secara berkelanjutan karena memberikan pengetahuan praktis yang dapat diterapkan secara langsung dalam menjalankan dan mengembangkan usaha.
Mendorong UMKM Naik Kelas
Melalui Program Kemitraan Masyarakat Tahun 2026 ini, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Khairun diharapkan dapat terus memperkuat sinergi dengan pemerintah kelurahan dan masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Literasi manajemen usaha menjadi salah satu fondasi penting dalam mendukung pelaku UMKM agar mampu meningkatkan kualitas pengelolaan usaha, memperkuat daya saing, serta mengembangkan usaha secara berkelanjutan.
Dengan adanya kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah kelurahan, dan masyarakat, program pemberdayaan seperti ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha kuliner lokal Jole Majiko dan masyarakat Kelurahan Dufa-Dufa secara umum.
Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendorong UMKM lokal agar terus berkembang, memiliki tata kelola yang lebih baik, dan secara bertahap mampu meningkatkan kapasitas usahanya menuju pelaku usaha yang lebih mandiri dan berdaya saing.
Pewarta: Irwan Asul Sangaji//red






