JAKARTA — KRIMSUS86.COM — Panglima Satuan Tugas Bela Wartawan (Satbel Pers) DPP Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI), Dedi Supiandi, menyampaikan ucapan selamat kepada Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, S.H., M.H., M.Si., atas jabatan barunya sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri).
Ucapan tersebut disampaikan Dedi pada 1 Oktober 2026. Ia berharap kepemimpinan baru di lingkungan Polri dapat semakin memperkuat hubungan kemitraan yang profesional antara institusi kepolisian, organisasi pers, dan insan jurnalistik di seluruh Indonesia.
“Atas nama Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia, khususnya Satbel Pers DPP PWDPI, kami mengucapkan selamat kepada Bapak Komjen Pol. Suyudi Ario Seto atas amanah dan jabatan barunya sebagai Kapolri. Kami berharap ke depan Polri dapat semakin profesional, humanis, adil dan bijaksana dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat,” ujar Dedi Supiandi.
Menurut Dedi, sinergi antara Polri dan insan pers memiliki peran penting dalam membangun komunikasi publik yang sehat serta membantu masyarakat memperoleh informasi yang akurat, berimbang dan bertanggung jawab.
Ia juga berharap kepemimpinan Suyudi Ario Seto dapat terus mendorong peningkatan kepercayaan masyarakat melalui pelaksanaan tugas kepolisian yang profesional, transparan dan sesuai dengan ketentuan hukum.
“Kami berharap masyarakat semakin percaya terhadap kinerja Polri sebagai aparat penegak hukum. Profesionalisme, humanisme, keterbukaan dan komunikasi yang baik dengan masyarakat menjadi hal penting dalam menjaga kepercayaan publik,” katanya.
Dedi menegaskan, PWDPI siap membangun kemitraan yang konstruktif dengan Polri, khususnya dalam mendukung penyampaian informasi kepada masyarakat melalui kerja-kerja jurnalistik.
“PWDPI siap menjadi mitra kerja yang baik dan profesional. Pers dan Polri memiliki ruang masing-masing, tetapi keduanya dapat bersinergi dalam memberikan informasi yang edukatif, berimbang dan mencerdaskan masyarakat,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Dedi menilai perkembangan teknologi informasi dan media sosial membuat kebutuhan terhadap komunikasi publik yang cepat, akurat dan bertanggung jawab semakin penting. Karena itu, hubungan antara aparat penegak hukum dan insan pers, menurutnya, perlu terus dibangun dengan tetap menghormati independensi serta fungsi masing-masing.
Ia menyebut PWDPI sebagai organisasi pers yang menaungi jaringan media dan wartawan di berbagai daerah di Indonesia. Keberadaan organisasi tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam membangun ekosistem pers yang profesional sekaligus hubungan kemitraan yang sehat dengan institusi Polri.
“Kami berharap PWDPI bersama seluruh jajaran Polri dapat membangun kemitraan yang proporsional, profesional dan saling menghormati. Pers tetap menjalankan fungsi kontrol sosialnya, sementara Polri menjalankan tugas penegakan hukum dan pelayanan kepada masyarakat,” pungkas Dedi Supiandi.
(Dedi Supiandi//red)






