Banjir Melanda Sejumlah Desa di Jalur Sungai Sintang Akibat Curah Hujan Tinggi

Kabupaten Sintang Krimsus86.com —Sabtu 17 Mei 2026, Curah hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi secara terus-menerus dalam beberapa hari terakhir menyebabkan meningkatnya debit air sungai dan mengakibatkan banjir di sejumlah desa yang berada di sepanjang jalur sungai di wilayah Kabupaten Sintang.

Berdasarkan laporan sementara di lapangan, genangan air telah merendam pemukiman warga, lahan pertanian, serta sejumlah akses jalan penghubung antar desa. Kondisi tersebut mengakibatkan terganggunya aktivitas masyarakat di beberapa wilayah terdampak.

Berita Lainnya

Pemerintah Kabupaten Sintang melalui instansi terkait terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan situasi serta berkoordinasi dalam upaya penanganan dan mitigasi dampak banjir. Masyarakat, khususnya yang berada di wilayah rawan terdampak, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengutamakan keselamatan diri maupun keluarga.

Warga diminta segera mengamankan dokumen penting dan barang-barang berharga ke tempat yang lebih aman atau lebih tinggi, serta menghindari aktivitas di sekitar aliran sungai dan daerah yang berpotensi mengalami longsor.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Sintang juga menginstruksikan jajaran layanan kesehatan untuk bersiaga penuh guna mengantisipasi munculnya berbagai gangguan kesehatan akibat banjir, seperti penyakit kulit, diare, demam berdarah, dan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Dinas kesehatan diminta menyiapkan pos pelayanan kesehatan darurat, ketersediaan obat-obatan, serta melakukan edukasi dan pengawasan kesehatan kepada masyarakat guna mencegah penyebaran penyakit di wilayah terdampak.

Pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan kondisi cuaca dan debit air sungai, serta siap mengambil langkah penanganan lanjutan sesuai kebutuhan di lapangan. Masyarakat diharapkan tetap tenang, tidak panik, dan senantiasa mengikuti informasi resmi dari pemerintah maupun pihak berwenang terkait kondisi terkini.(Hendrikus Tingang)

Pos terkait