DPW PERJOSI Sulsel Gelar Rapat Koordinasi, Fokus Penguatan Organisasi Pers Siber

MAKASSAR KRIMSUS86.COM — Dewan Pimpinan Wilayah Perserikatan Journalist Siber Indonesia (DPW PERJOSI) Sulawesi Selatan menggelar rapat koordinasi internal guna memperkuat struktur kepengurusan serta mematangkan agenda penetapan dan pengukuhan pengurus wilayah. Kegiatan tersebut berlangsung di Sekretariat DPW PERJOSI Sulawesi Selatan, Makassar, Jumat (16/5/2026), dan dihadiri oleh jajaran pengurus serta anggota organisasi.

Rapat koordinasi dilaksanakan berdasarkan Undangan Nomor: 001/DPW-PERJOSI/V/2026 dan berlangsung sejak pukul 12.30 WIB hingga selesai. Suasana kegiatan berlangsung penuh keakraban, semangat kebersamaan, serta diwarnai berbagai masukan konstruktif demi memperkuat eksistensi organisasi pers siber di Sulawesi Selatan.

Berita Lainnya

Jalannya rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPW PERJOSI Sulawesi Selatan, Muh Ali Sakti yang akrab disapa Bung Kanda Ali, sementara Fikri Haikal bertindak sebagai moderator sekaligus notulen rapat.

Dalam forum tersebut, peserta membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari penyusunan kembali struktur kepengurusan DPW PERJOSI Sulawesi Selatan, pembagian tugas pada masing-masing bidang, hingga penguatan visi dan misi organisasi dalam meningkatkan profesionalisme jurnalis siber di tengah perkembangan era digital yang semakin dinamis.

Muh Ali Sakti menegaskan bahwa rapat koordinasi ini menjadi langkah awal dalam membangun organisasi yang solid, profesional, dan mampu menjadi wadah pengembangan kompetensi insan pers siber di Sulawesi Selatan.

“DPW PERJOSI Sulawesi Selatan harus hadir sebagai organisasi yang mampu memperkuat kapasitas jurnalis siber, menjaga profesionalisme, serta menjunjung tinggi etika dan integritas pers,” ujarnya.

Selain pembahasan struktural, sejumlah pengurus turut menyampaikan ide dan gagasan demi kemajuan organisasi. Salah satu usulan yang mendapat perhatian datang dari Rudi Taga yang mendorong pelaksanaan pelatihan jurnalistik bagi anggota organisasi.

Menurutnya, pelatihan jurnalistik sangat penting guna meningkatkan kemampuan dan profesionalisme anggota agar mampu mengikuti perkembangan media siber serta menjaga kualitas dan integritas pemberitaan di era digital saat ini.

“Peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi hal penting agar anggota PERJOSI mampu menjalankan tugas jurnalistik secara profesional, berintegritas, dan sesuai kode etik pers,” ungkapnya.

Rapat juga membahas kontribusi keanggotaan tahunan sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung keberlangsungan organisasi sekaligus memperkuat solidaritas antaranggota.

Di sisi lain, pengurus DPW PERJOSI Sulawesi Selatan turut mematangkan agenda pengukuhan kepengurusan, mulai dari penentuan lokasi dan waktu pelaksanaan, pembentukan panitia, hingga penyusunan proposal kegiatan guna menyukseskan agenda organisasi tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum PERJOSI, Salim Djati Mamma, turut hadir memberikan arahan, motivasi, serta berbagi pengalaman kepada seluruh peserta rapat. Kehadiran Ketua Umum disambut antusias oleh para peserta yang mengikuti kegiatan dengan penuh semangat dan suasana kekeluargaan.

Salim Djati Mamma menekankan pentingnya menjaga soliditas organisasi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik siber agar mampu menghadapi tantangan era digital sekaligus menjaga marwah profesi pers.

“Organisasi pers harus mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga akurasi informasi, meningkatkan literasi digital masyarakat, serta menghadirkan pemberitaan yang edukatif, berimbang, dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Melalui rapat koordinasi ini, DPW PERJOSI Sulawesi Selatan berharap mampu membangun organisasi pers yang semakin kokoh, profesional, dan menjadi wadah pengembangan kompetensi jurnalis siber yang berintegritas serta berkontribusi positif terhadap pembangunan informasi nasional.

Rencananya, agenda penetapan dan pengukuhan pengurus wilayah DPW PERJOSI Sulawesi Selatan akan dilaksanakan dalam waktu dekat dengan melibatkan berbagai elemen pers, tokoh masyarakat, serta pemangku kepentingan di Sulawesi Selatan.(Mj@19)

Pos terkait