Agos Widodo Menderita Stroke Berat, Warga Dusun Pelem Berharap Bantuan Pemerintah untuk Penerangan Rumah

NGANJUK, JAWA TIMUR — KRIMSUS86.COM — Kondisi memprihatinkan dialami Agos Widodo, warga Dusun Pelem, Desa Pelem, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk. Di tengah kondisi kesehatan yang disebut mengalami stroke berat, Agos bersama keluarganya juga menghadapi keterbatasan ekonomi yang berdampak pada kebutuhan dasar rumah tangga, termasuk penerangan listrik.

Berdasarkan keterangan warga sekitar, rumah yang ditempati keluarga Agos saat ini tidak lagi mendapatkan penerangan listrik secara layak. Kondisi tersebut membuat aktivitas keluarga, khususnya pada malam hari, menjadi semakin terbatas.

Berita Lainnya

Warga menyebut, sebelumnya keluarga Agos pernah mendapatkan bantuan terkait penerangan listrik. Namun, seiring kondisi ekonomi keluarga yang semakin sulit, biaya penggunaan listrik disebut tidak lagi mampu dipenuhi sehingga aliran listrik di rumah tersebut akhirnya terhenti.

“Sudah pernah mendapat bantuan listrik, tetapi sekarang sudah tidak mampu membayar. Akhirnya tidak ada penerangan sama sekali di rumah,” ungkap seorang warga.

Kondisi tersebut dinilai semakin memprihatinkan karena Agos Widodo tengah membutuhkan perhatian dan perawatan akibat penyakit yang dideritanya. Ketiadaan penerangan di rumah menjadi persoalan tambahan bagi keluarga dalam menjalankan aktivitas dan memberikan perawatan sehari-hari.

Warga berharap Pemerintah Desa Pelem, Pemerintah Kecamatan Kertosono, Pemerintah Kabupaten Nganjuk, serta instansi terkait dapat turun langsung untuk melihat dan memverifikasi kondisi keluarga Agos Widodo.

Masyarakat juga berharap pemerintah dapat mencarikan solusi sesuai ketentuan yang berlaku, baik melalui bantuan kelistrikan maupun program bantuan sosial lainnya yang dapat meringankan beban keluarga tersebut.

“Kami berharap pemerintah benar-benar melihat kondisi warga yang sedang sakit dan tidak mampu. Jangan sampai karena keterbatasan ekonomi, warga harus hidup tanpa penerangan,” harap warga.

Kondisi Agos Widodo menjadi perhatian masyarakat setempat karena menyangkut kebutuhan dasar sekaligus kondisi kesehatan warga yang membutuhkan dukungan. Warga berharap persoalan tersebut tidak berhenti pada proses pendataan, tetapi dapat ditindaklanjuti dengan langkah nyata setelah dilakukan verifikasi oleh pihak berwenang.

Hingga rilis ini disusun, informasi mengenai kondisi keluarga Agos Widodo masih berdasarkan keterangan warga dan perlu diverifikasi lebih lanjut oleh pemerintah desa maupun instansi terkait. Pemerintah diharapkan dapat memastikan bentuk bantuan yang tepat sasaran sesuai kondisi dan ketentuan yang berlaku.

(Rokim, S.Pd.//Red)

Pos terkait