AIR SERING MATI, TAGIHAN TETAP DITARIK? DIREKTUR PERUMDAM MOTANANG BUOL BERIKAN PENJELASAN

BUOL – KRIMSUS86.COM – Keluhan masyarakat terkait pasokan air bersih yang kerap terhenti, sementara tagihan rekening air tetap muncul, menjadi sorotan publik. Menanggapi pemberitaan Krimsus86.com edisi 29 Oktober 2026, Direktur Perumdam Motanang Kabupaten Buol, Syarif Pusadan, akhirnya memberikan penjelasan terkait kondisi tersebut.

Dalam keterangannya kepada awak media, Syarif Pusadan menegaskan bahwa pihak Perumdam Motanang tidak melakukan penagihan atas pemakaian air ketika layanan tidak berfungsi. Menurutnya, tagihan yang saat ini ditagihkan kepada pelanggan merupakan tunggakan pemakaian pada bulan-bulan sebelumnya, ketika distribusi air masih berjalan normal.

Berita Lainnya

“Tim kami tidak menagih di saat air tidak mengalir. Yang ditagih adalah pemakaian pada bulan-bulan sebelumnya, yakni di saat air masih berjalan lancar,” ujar Syarif Pusadan.

Terkait terganggunya distribusi air bersih belakangan ini, Syarif menjelaskan bahwa kondisi tersebut dipengaruhi faktor alam, yakni musim kemarau berkepanjangan yang menyebabkan berkurangnya debit air di bak penampungan.

“Semenjak musim kemarau, debit air di bak penampungan berkurang. Akibatnya, aliran ke pipa distribusi ke masyarakat pun tidak maksimal. Hal ini dirasakan khususnya di Kelurahan Buol, tepatnya di Lingkungan Tanjung,” jelasnya.

Kondisi tersebut berdampak terhadap kelancaran pelayanan air bersih yang selama ini menjadi kebutuhan utama masyarakat.

Mengenai persoalan pemutusan layanan secara sepihak maupun penghentian tagihan ketika air tidak mengalir, Syarif Pusadan menyampaikan bahwa dalam kondisi pelayanan tidak berjalan, semestinya tim teknis PDAM melakukan pemutusan sementara agar tagihan tidak terus berjalan secara otomatis.

“Memang dalam kondisi air tidak jalan, itu mestinya dilakukan pemutusan oleh tim teknis PDAM supaya tagihan tidak jalan otomatis,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menjadi perhatian penting, mengingat pelanggan berharap adanya penyesuaian sistem administrasi dan penagihan dengan kondisi pelayanan yang benar-benar diterima di lapangan.

Menanggapi laporan masyarakat yang merasa tetap menerima tagihan meskipun air tidak mengalir, Syarif mengatakan bahwa pihaknya saat ini sedang melakukan pemeriksaan terhadap rekening pelanggan.

Menurutnya, pemeriksaan tersebut bertujuan memastikan bahwa tagihan yang dibebankan benar-benar berasal dari pemakaian air pada periode ketika distribusi masih berjalan normal.

“Saat ini tim kami sedang memeriksa satu per satu rekening pelanggan, untuk memastikan bahwa yang ditagihkan benar-benar merupakan pemakaian pada saat air berjalan. Kemungkinan ada tunggakan yang belum terbayar sejak beberapa bulan lalu, sehingga saat ini baru dilakukan penagihan,” terangnya.

Selain pemeriksaan administrasi, tim teknis Perumdam Motanang juga terus melakukan pengecekan langsung ke lapangan guna memverifikasi kondisi masing-masing pelanggan, khususnya di Lingkungan Tanjung dan wilayah Kelurahan Buol secara umum.

Sementara itu, sejumlah warga Lingkungan Tanjung berharap Perumdam Motanang dapat segera mengatasi persoalan distribusi air bersih serta memastikan sistem penagihan disesuaikan dengan kondisi riil pelayanan yang diterima pelanggan.

Masyarakat menilai air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, ketika pasokan air terhenti dalam waktu tertentu, diperlukan langkah nyata agar pelanggan tidak dirugikan oleh persoalan administrasi maupun tagihan yang tidak sesuai dengan pelayanan.

Pihak Perumdam Motanang menyatakan berkomitmen untuk terus melakukan sosialisasi dan pengecekan ulang ke rumah-rumah pelanggan guna menghindari kesalahpahaman terkait rekening air di tengah berkurangnya debit air akibat musim kemarau.

Masyarakat kini berharap penjelasan tersebut dapat diikuti dengan tindakan konkret, baik dalam memperbaiki distribusi air bersih maupun memastikan transparansi dan ketepatan penagihan kepada seluruh pelanggan.

Reporter: Syafri Sakula, S.IP

BIRO BUOL – KRIMSUS86.COM

Tegas, Lugas, Terpercaya

Pos terkait