DEKAT GERBANG KEDATANGAN BANDARA, DARMA RINJANI SILK JADI ETALASE KARYA PENGRAJIN LOKAL LOMBOK

LOMBOK TENGAH – KRIMSUS86.COM Keberadaan pusat oleh-oleh dan kerajinan lokal menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung ke Pulau Lombok. Salah satunya adalah Darma Rinjani Silk, yang berlokasi di Jalan Raya BIL Penujak, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah, sekitar 200 meter dari Bandara Internasional Lombok dan tidak jauh dari kawasan wisata Mandalika.

Lokasi yang strategis menjadikan Darma Rinjani Silk sebagai salah satu tempat persinggahan wisatawan, baik sebelum maupun setelah melakukan perjalanan udara. Tidak hanya menawarkan produk oleh-oleh, tempat ini juga menjadi wadah untuk memperkenalkan berbagai hasil karya pengrajin lokal Lombok kepada pasar yang lebih luas.

Berita Lainnya

Saat memasuki kawasan Darma Rinjani Silk, pengunjung dapat menemukan beragam produk unggulan daerah, mulai dari kain songket dan tenun tradisional, perhiasan mutiara laut khas Nusa Tenggara Barat (NTB), makanan ringan khas Lombok, jamu tradisional, hingga berbagai koleksi busana hasil kreativitas pengrajin lokal.

Selain menyediakan beragam produk kerajinan dan oleh-oleh, Darma Rinjani Silk juga dilengkapi fasilitas restoran dengan pilihan ruangan mulai dari kelas reguler hingga VVIP. Tersedia pula layanan spa dengan tarif yang relatif terjangkau untuk memberikan kenyamanan bagi para pengunjung.

Fasilitas tersebut menjadi nilai tambah bagi wisatawan yang ingin beristirahat, menikmati hidangan, maupun melepas lelah sebelum melanjutkan perjalanan menuju destinasi wisata atau kembali ke daerah asal.

Manajer Pemasaran Darma Rinjani Silk, Ishak, mengatakan bahwa pihaknya berupaya menjadikan tempat tersebut sebagai penghubung antara para pengrajin lokal dengan pasar yang lebih luas, termasuk wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Kami sangat mengapresiasi kedatangan seluruh tamu yang berkunjung ke sini. Semoga tempat ini bisa membantu mengenalkan produk-produk unggulan Lombok, mulai dari kerajinan, makanan, jamu, hingga karya lainnya, ke tingkat nasional dan internasional,” ujar Ishak.

Sementara itu, Haji Sahman, warga Desa Puyung, Kecamatan Jonggat, yang kerap melintasi kawasan tersebut, mengungkapkan bahwa aktivitas kunjungan wisatawan ke Darma Rinjani Silk terlihat cukup ramai.

“Alhamdulillah, setiap hari selalu ada pengunjung yang mampir, baik wisatawan dalam negeri maupun dari luar negeri,” ungkapnya.

Meski demikian, potensi pengembangan usaha berbasis kerajinan lokal tersebut masih perlu didukung dengan pendataan yang lebih terukur. Hingga kini, belum tersedia informasi resmi mengenai jumlah pengrajin yang secara rutin memasok produk maupun besaran kontribusi pendapatan yang diterima para perajin.

Transparansi kemitraan, perluasan akses pemasaran, serta pemerataan manfaat ekonomi diharapkan dapat terus menjadi perhatian agar keberadaan pusat pemasaran tersebut tidak hanya memberikan pengalaman berbelanja bagi wisatawan, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan para pengrajin di desa-desa sekitar.

Dengan lokasi strategis di dekat Bandara Internasional Lombok, Darma Rinjani Silk berpotensi menjadi salah satu etalase produk unggulan daerah sekaligus bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan budaya, kreativitas, dan potensi ekonomi masyarakat Lombok kepada dunia.

(Hamidri//Red)

KRIMSUS86.COM – Tegas, Lugas, Terpercaya.

Pos terkait