PALEMBANG, KRIMSUS86.COM — Yayasan Sembilan Bidadari Palembang memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-22 sekaligus menggelar peringatan Dwi Kwan Im di kantor yayasan, Jalan Brigjen Hasan Kasim, Kompleks Jaya Raya Garden Blok B12, Palembang, Rabu (28/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat persatuan, memperkuat kerukunan antarumat beragama, serta menumbuhkan kepedulian sosial melalui aksi nyata berbagi kasih kepada sesama, termasuk anak-anak yatim.
Staf Ahli Gubernur Sumatera Selatan Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), Kurniawan Abadi, S.E., M.M., dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada umat Buddha yang memperingati hari keagamaan tersebut.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, kami mengucapkan selamat kepada umat Buddha yang merayakan. Semoga peringatan ini membawa kedamaian, kebahagiaan, dan kesejahteraan bagi kita semua, serta semakin menyebarkan cinta kasih dan kepedulian terhadap sesama,” ujarnya.
Menurut Kurniawan, peringatan keagamaan hendaknya tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dalam menjaga persatuan dan membangun kehidupan masyarakat yang harmonis.
Ia menegaskan bahwa Indonesia merupakan bangsa yang kaya akan keberagaman suku, budaya, dan agama. Oleh karena itu, perbedaan keyakinan seharusnya tidak menjadi penghalang untuk membangun kebersamaan, melainkan menjadi kekuatan dalam menumbuhkan sikap saling menghormati, menebarkan kebaikan, dan mempererat persaudaraan.
“Dalam kehidupan bermasyarakat, kita harus terus menjaga kerukunan, kedamaian, dan keharmonisan. Setiap umat beragama harus dapat menjalankan ibadah serta merayakan hari besar keagamaannya dengan nyaman dan damai,” katanya.
Kurniawan juga menyampaikan apresiasi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan kepada umat Buddha yang selama ini turut berpartisipasi dalam pembangunan daerah serta menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
Ia berharap semangat cinta kasih, toleransi, dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat. Dengan demikian, keberagaman dapat menjadi kekuatan untuk mewujudkan Sumatera Selatan yang damai, rukun, dan sejahtera.
Sementara itu, Ketua Yayasan Sembilan Bidadari, Rosmina Kurniawan, yang dikenal dengan sebutan Suhu Dewi, mengungkapkan rasa syukur atas perjalanan yayasan yang telah memasuki usia ke-22 tahun.
Menurutnya, peringatan HUT tersebut bukan sekadar perayaan bertambahnya usia yayasan, melainkan juga menjadi kesempatan untuk berbagi kebahagiaan dan mempererat hubungan dengan masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan perhatian dan kepedulian.
“Pada HUT ke-22 ini, kami bersyukur dapat melaksanakan perayaan bersama. Dalam kegiatan ini, kami juga mengundang anak-anak yatim dan berbagi dengan mereka,” tutur Suhu Dewi.
Ia berharap kegiatan sosial tersebut dapat terus memelihara semangat berbagi, kasih sayang, dan kepedulian terhadap sesama. Yayasan Sembilan Bidadari juga diharapkan semakin konsisten memberikan manfaat bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Peringatan HUT ke-22 Yayasan Sembilan Bidadari sekaligus peringatan Dwi Kwan Im ini menjadi pengingat bahwa nilai-nilai keagamaan tidak hanya diwujudkan melalui ibadah, tetapi juga melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Membantu sesama, menghargai perbedaan, menjaga persaudaraan, serta menciptakan kehidupan yang harmonis merupakan bagian penting dalam membangun masyarakat yang damai dan penuh kepedulian.
Melalui momentum tersebut, Yayasan Sembilan Bidadari Palembang diharapkan terus menjadi bagian dari upaya memperkuat toleransi, menebarkan cinta kasih, dan mempererat kerukunan di tengah keberagaman masyarakat Sumatera Selatan.
Pewarta: Hendri Gradak
KRIMSUS86.COM — Tegas, Lugas, Terpercaya.






