Cegah Tawuran Pelajar, Kapolsek Kandanghaur Berikan Pembinaan kepada Siswa dan Orang Tua

INDRAMAYU, KRIMSUS86.COM — Dalam upaya mencegah terjadinya aksi tawuran antarpelajar dan remaja, Kepolisian Sektor (Polsek) Kandanghaur, Polres Indramayu, Polda Jawa Barat, memberikan pembinaan dan pengarahan kepada sejumlah pelajar beserta orang tua yang terlibat dalam permasalahan tawuran.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kandanghaur, AKP Joni, S.H., di Markas Komando (Mako) Polsek Kandanghaur, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, pada Senin (12/10/2026), mulai pukul 14.40 WIB.

Berita Lainnya

Pembinaan ini merupakan langkah preventif kepolisian untuk meningkatkan kesadaran para pelajar mengenai bahaya tawuran, dampak negatif tindakan kekerasan, serta konsekuensi hukum yang dapat timbul apabila terlibat dalam perbuatan yang melanggar hukum.

Dalam arahannya, AKP Joni, S.H., menegaskan bahwa peran orang tua sangat penting dalam membimbing, mendidik, dan mengawasi aktivitas anak-anak, baik di lingkungan keluarga maupun dalam pergaulan sehari-hari.

Ia meminta para orang tua agar lebih memperhatikan lingkungan pertemanan anak, mengetahui aktivitas sehari-hari, serta memastikan anak-anak tidak terlibat dalam kegiatan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Peran Bapak dan Ibu sangat penting dalam membimbing dan mengawasi anak-anak agar tidak terlibat dalam perbuatan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ujar AKP Joni.

Kapolsek juga menekankan pentingnya membangun komunikasi yang baik antara orang tua dan anak. Menurutnya, pendekatan melalui keteladanan, nasihat, serta pengawasan yang konsisten dapat membantu anak mengendalikan emosi dan menyelesaikan persoalan tanpa menggunakan kekerasan.

Ia turut mengimbau para orang tua agar mengarahkan anak-anak mereka untuk mengikuti berbagai kegiatan positif, seperti olahraga, seni, maupun kegiatan keagamaan, sehingga energi dan potensi generasi muda dapat tersalurkan secara bermanfaat.

“Berikan contoh perilaku yang baik dan bimbing anak-anak dalam mengelola emosi serta menyelesaikan konflik secara damai. Kami berharap orang tua dapat membangun komunikasi yang terbuka agar anak merasa nyaman menyampaikan permasalahan yang dihadapi,” tambahnya.

Tekankan Bahaya Tawuran dan Konsekuensi Hukum

Dalam kegiatan tersebut, para pelajar juga diberikan pemahaman mengenai risiko tawuran, baik dari sisi keselamatan jiwa, dampak sosial, maupun konsekuensi hukum yang dapat memengaruhi masa depan mereka.

AKP Joni mengingatkan bahwa tawuran bukan sekadar bentuk kenakalan remaja. Tindakan tersebut dapat mengakibatkan cedera serius, korban jiwa, serta trauma berkepanjangan bagi korban maupun keluarga yang terdampak.

Selain itu, keterlibatan dalam tindak kekerasan dapat menimbulkan konsekuensi hukum sesuai dengan perbuatan yang dilakukan. Hal tersebut juga berpotensi mengganggu pendidikan dan menghambat cita-cita para pelajar.

“Pembinaan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para pelajar dan orang tua agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Kami berharap anak-anak dapat lebih bijak dalam menyikapi persoalan, menghindari kekerasan, dan memilih jalan damai ketika menghadapi konflik,” tegasnya.

Kapolsek juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah tawuran, terutama melalui peningkatan pengawasan terhadap aktivitas remaja pada waktu dan lokasi yang dinilai rawan.

Ajak Pemerintah Kelurahan dan Masyarakat Bersinergi

Untuk memperkuat upaya pencegahan, Kapolsek Kandanghaur mengajak lurah beserta staf, ketua RT dan RW, pihak sekolah, serta masyarakat agar bersama-sama memberikan edukasi dan imbauan kepada para orang tua.

Sinergi antara keluarga, sekolah, pemerintah setempat, dan kepolisian dinilai penting untuk menciptakan lingkungan yang aman serta mendukung tumbuh kembang generasi muda.

Orang tua juga diharapkan dapat melakukan pengawasan terhadap jam pulang, aktivitas di luar rumah, serta pergaulan anak-anak mereka. Sementara itu, lingkungan masyarakat diharapkan segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian apabila menemukan potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Kegiatan pembinaan yang berlangsung hingga pukul 15.30 WIB tersebut berjalan aman dan kondusif.

Polres Indramayu Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas

Terpisah, Kasi Humas Polres Indramayu, AKP Tarno, kembali mengajak masyarakat untuk terus menjadi mitra Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Ia mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila menemukan potensi gangguan keamanan di lingkungan masing-masing.

“Apabila masyarakat menemukan potensi gangguan kamtibmas, kami imbau untuk segera melaporkannya melalui layanan Lapor Pak Polisi – SIAP MAS INDRAMAYU di WhatsApp 0819-9970-0110 atau melalui Call Center Polri 110,” ujar AKP Tarno.

Melalui kegiatan pembinaan tersebut, Polsek Kandanghaur berharap para pelajar semakin memahami pentingnya menjaga perilaku, menghormati sesama, serta menghindari tindakan kekerasan.

Upaya pencegahan tawuran diharapkan tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif orang tua, sekolah, pemerintah setempat, dan seluruh lapisan masyarakat demi menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi generasi muda.

Sumber: Humas Polsek Kandanghaur

Editor: Wardono Hs., S.E. — Korwil Jawa Barat

KRIMSUS86.COM — Tegas, Lugas, Terpercaya

Pos terkait