KABAR DUKA DARI BUNGAN TAPEN, H. LALU MUHAMMAD BADRI ATAU LALU SRIJAYE WAFAT, JENAZAH DIMAKAMKAN DI LENGKOK CAP

PRAYA, KRIMSUS86.COM — Kabar duka menyelimuti Lingkungan Bungan Tapen, Kelurahan Gerunung, Praya, pada Minggu (11/10/2026). H. Lalu Muhammad Badri, yang akrab dikenal masyarakat dengan nama Lalu Srijaye, meninggal dunia pada pukul 01.30 WITA di rumah duka, Lengkok Cap, dalam usia sekitar 73 tahun.

Almarhum merupakan putra dari almarhum H. Lalu Abdul Hamid dan suami dari Baiq Sapinah. Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar, termasuk anak, menantu, saudara, serta kerabat yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan hidupnya.

Berita Lainnya

Informasi mengenai wafatnya almarhum disampaikan pihak keluarga melalui pemberitahuan tertulis. Kabar tersebut kemudian menyebar di kalangan masyarakat dan tokoh agama setempat yang turut menyampaikan ungkapan belasungkawa atas kepergian almarhum.

Sejumlah tokoh agama, di antaranya Lalu M. Hatim, S.Ag., dan Lalu M. Hannan, turut tercatat dalam pemberitahuan duka tersebut.

PROSESI SHOLAT JENAZAH DAN PEMAKAMAN

Berdasarkan informasi yang disampaikan pihak keluarga, prosesi pelepasan jenazah dijadwalkan berlangsung pada Minggu (11/10/2026).

Rangkaian prosesi pemakaman direncanakan sebagai berikut:

Waktu: Pukul 16.00 WITA, setelah salat Asar.

Tempat salat jenazah: Masjid Nurul Hidayah, Bungan Tapen.

Tempat pemakaman: Pemakaman Keluarga Lengkok Cap.

Keluarga berharap seluruh rangkaian prosesi berjalan lancar dan almarhum mendapatkan doa terbaik dari keluarga, kerabat, tetangga, serta masyarakat yang mengenalnya semasa hidup.

KELUARGA MOHON MAAF DAN DOA

Mewakili keluarga besar, Lalu Badri, putra almarhum, menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pelayat yang telah hadir, memberikan dukungan, serta mendoakan almarhum.

Pihak keluarga juga memohon agar masyarakat berkenan membukakan pintu maaf atas segala kesalahan dan kekhilafan almarhum semasa hidupnya, baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja.

Kepergian seorang anggota keluarga yang telah berusia lanjut menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya menjaga tali silaturahmi, mempererat persaudaraan, serta saling mendoakan dalam setiap keadaan.

Dalam kehidupan masyarakat Sasak, kebersamaan keluarga, kerabat, dan warga dalam mengantarkan seseorang ke tempat peristirahatan terakhir merupakan wujud penghormatan sekaligus kepedulian sosial. Nilai kekeluargaan tersebut menjadi bagian penting dalam menghadapi suasana duka.

DOA DAN UNGKAPAN BELASUNGKAWA

Segenap keluarga besar dan redaksi KRIMSUS86.COM menyampaikan turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya H. Lalu Muhammad Badri atau Lalu Srijaye.

Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa dan kekhilafan almarhum, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan serta menerangi alam kuburnya, dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya.

Allahummaghfirlahu warhamhu wa ‘afihi wa’fu ‘anhu.

Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, dan kesabaran dalam menghadapi musibah ini.

Aamiin ya Rabbal ‘alamin.

Pewarta: Hamidri

Redaksi: KRIMSUS86.COM

Pos terkait