INDRAMAYU, KRIMSUS86.COM — Polsek Losarang mengerahkan personel gabungan untuk mengamankan rangkaian kegiatan adat Ngunjung atau Sedekah Bumi di Desa Muntur, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Minggu (11/10/2026). Kegiatan yang menjadi bagian dari warisan budaya leluhur masyarakat setempat tersebut berlangsung meriah dengan berbagai atraksi budaya, mulai dari arak-arakan ogoh-ogoh, gamelan renteng, hingga pertunjukan sandiwara tradisional.
Pengamanan dipimpin oleh Kapolsek Losarang AKP Suhandi, S.H., bersama Bhabinkamtibmas Desa Muntur AIPDA Didi. Sebelum kegiatan dimulai, personel gabungan mengikuti apel persiapan di Balai Desa Muntur yang turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), di antaranya Camat Losarang Encep Ria Setiadi, S.Sos., Kuwu Desa Muntur Tanuri, serta personel TNI dari Koramil Losarang.
PERSONEL GABUNGAN AMANKAN PROSESI ADAT
Tradisi Ngunjung Desa Muntur dilaksanakan selama dua hari, yakni Minggu hingga Senin (11–12 Oktober 2026), dengan sejumlah agenda adat yang melibatkan masyarakat setempat.
Pada hari pertama, rangkaian kegiatan diisi dengan arak-arakan atau karnaval yang menampilkan beragam ogoh-ogoh berbentuk hewan, makhluk mitologi, serta ornamen khas Cirebon. Arak-arakan tersebut diiringi alunan gamelan tradisional yang menambah semarak suasana.
Sekitar 850 warga turut ambil bagian dan menyaksikan prosesi budaya tersebut dengan penuh antusias.
Rute arak-arakan melintasi sejumlah ruas jalan desa, dimulai dari Balai Desa Sambeng menuju Jalan Ki Buyut Wanakerti, berbelok ke arah perbatasan Desa Santing, kemudian melewati jalur tengah hingga perbatasan Losarang, sebelum kembali ke titik kegiatan di kawasan Buyut Wanakerti.
Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib, personel gabungan dari Polri, TNI, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) disiagakan di sejumlah titik. Petugas juga melakukan pengaturan arus lalu lintas guna mengantisipasi kepadatan kendaraan selama prosesi berlangsung.
Selain karnaval budaya, masyarakat juga disuguhkan pertunjukan sandiwara tradisional yang digelar pada malam hari. Sementara itu, pada hari kedua, rangkaian kegiatan dijadwalkan dilanjutkan dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil bumi serta harapan akan keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.
POLRI DUKUNG PELESTARIAN ADAT DAN BUDAYA
Kapolsek Losarang AKP Suhandi, S.H., menyampaikan bahwa tradisi Ngunjung merupakan warisan budaya lokal yang mengandung nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Menurutnya, kehadiran personel kepolisian dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat sekaligus upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Tradisi ini mencerminkan nilai gotong royong, rasa syukur, dan kebersamaan masyarakat. Polri hadir untuk memastikan kegiatan budaya ini berjalan aman dan tertib,” ujarnya.
Dalam pelaksanaan pengamanan, petugas juga melaksanakan patroli dialogis serta menyampaikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat yang hadir. Warga diingatkan agar tetap menjaga ketertiban, memperhatikan keselamatan diri dan keluarga, serta mewaspadai potensi tindak kriminalitas, termasuk pencurian kendaraan bermotor.
Masyarakat juga diimbau segera melaporkan apabila menemukan gangguan keamanan atau situasi yang berpotensi mengganggu ketertiban umum melalui layanan Call Center Polri 110 maupun saluran pengaduan kepolisian yang tersedia.
Antusiasme warga terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Masyarakat menyambut baik kehadiran aparat keamanan yang mengawal jalannya prosesi adat sehingga rangkaian acara dapat berlangsung dengan tertib dan kondusif.
Tradisi Ngunjung yang digelar setiap tahun tersebut diharapkan terus dilestarikan sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat Desa Muntur sekaligus menjadi potensi wisata budaya dan religi di wilayah Kecamatan Losarang.
Kapolsek Losarang AKP Suhandi, S.H., menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah desa, TNI, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan mendukung pelestarian adat istiadat daerah.
“Kami berkomitmen menghadirkan rasa aman di tengah masyarakat sekaligus mendukung pelestarian adat dan budaya daerah,” tegasnya.
HUMAS POLRES INDRAMAYU AJAK MASYARAKAT JAGA KAMTIBMAS
Secara terpisah, Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno mengajak masyarakat untuk terus bersinergi dengan kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.
Ia mengimbau warga agar tidak ragu melaporkan setiap potensi gangguan keamanan maupun aktivitas yang dinilai dapat mengganggu ketertiban umum.
Masyarakat dapat menyampaikan laporan melalui layanan Lapor Pak Polisi – SIAP MAS INDRAMAYU melalui WhatsApp di nomor 0819-9970-0110 atau melalui Call Center Polri 110.
Partisipasi aktif masyarakat dinilai penting untuk membantu kepolisian mencegah tindak kriminalitas sekaligus menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.
Melalui sinergi antara aparat keamanan, pemerintah setempat, dan masyarakat, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, senantiasa terjaga, sehingga tradisi budaya masyarakat dapat terus berlangsung dengan aman dan menjadi kebanggaan generasi mendatang.
Sumber: Humas Polsek Losarang
Editor: Wardono Hs., S.E. – Korwil Jawa Barat
KRIMSUS86.COM — Tegas, Lugas, Terpercaya






