PROGRES PEMBANGUNAN TANGGUL WAY MESUJI CAPAI 80 PERSEN, DITARGETKAN RAMPUNG OKTOBER 2026

LAMPUNG SELATAN, KRIMSUS86.COM — Pekerjaan pembangunan tanggul Way Mesuji di wilayah Way Sulan–Way Katibung, Kabupaten Lampung Selatan, terus menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga awal Oktober 2026, progres pekerjaan dilaporkan telah mencapai 80 persen dan ditargetkan rampung pada Oktober 2026, sebelum masa kontrak berakhir.

Pekerjaan yang merupakan bagian dari program Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung tersebut dilaksanakan oleh PT Tirta Indo Karya Group 08 Lampung–Indonesia.

Berita Lainnya

Berdasarkan pantauan awak media KRIMSUS86.COM di lokasi pada 6 Oktober 2026, sejumlah alat berat, di antaranya excavator Komatsu PC 200 dan vibro roller Sakai SV525D, masih beroperasi untuk melaksanakan pekerjaan penimbunan, perataan, serta pemadatan badan tanggul.

Secara visual, struktur tanggul yang melintasi kawasan persawahan di wilayah Way Sulan, Way Katibung, dan Candipuro mulai terlihat terbentuk memanjang dengan permukaan yang relatif rapi. Pekerjaan normalisasi alur sungai juga menjadi bagian dari upaya penanganan kondisi sungai yang berpotensi meluap saat debit air meningkat.

PROGRES PEKERJAAN CAPAI 80 PERSEN

Saat dikonfirmasi awak media KRIMSUS86.COM, perwakilan pelaksana, Tjakra Ardi Saputra, S.H., S.IP., menyampaikan bahwa progres pekerjaan pembangunan tanggul Way Mesuji saat ini telah mencapai 80 persen.

“Progres pekerjaan tanggul Way Mesuji, Way Sulan, Way Katibung, Candipuro, Lampung Selatan, sudah mencapai 80 persen,” ujar Tjakra.

Ia juga menyampaikan optimisme bahwa pekerjaan tersebut dapat diselesaikan sesuai target yang telah ditetapkan.

“Pekerjaan tersebut akan selesai Oktober 2026, sebelum masa kontrak berakhir,” tegas Tjakra Ardi Saputra.

DIHARAPKAN PERKUAT PENGENDALIAN BANJIR

Pembangunan tanggul Way Mesuji diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung upaya pengendalian banjir, mengurangi potensi luapan sungai, serta menjaga kawasan pertanian dari ancaman genangan air.

Selain itu, keberadaan tanggul tersebut diharapkan mampu mendukung keberlanjutan aktivitas pertanian dan meningkatkan perlindungan lahan persawahan milik masyarakat di wilayah terdampak.

Manfaat pekerjaan ini menjadi penting mengingat sektor pertanian merupakan salah satu penopang perekonomian masyarakat setempat. Infrastruktur pengendalian banjir yang memadai diharapkan dapat membantu petani mengurangi risiko kerugian akibat luapan air, terutama saat musim hujan.

Meski demikian, efektivitas tanggul dalam mengendalikan banjir dan mendukung sistem pengairan akan sangat bergantung pada kualitas konstruksi, kondisi alur sungai, serta pemeliharaan infrastruktur setelah pekerjaan selesai.

PEMADATAN AKHIR MASIH BERLANGSUNG

Hingga berita ini diterbitkan, aktivitas pekerjaan di lapangan masih berlangsung, termasuk proses perataan dan pemadatan badan tanggul.

Dengan progres yang dilaporkan mencapai 80 persen, penyelesaian pekerjaan sesuai jadwal diharapkan dapat segera terealisasi. Pengawasan terhadap mutu konstruksi dan kesesuaian pekerjaan dengan spesifikasi teknis juga menjadi aspek penting guna memastikan infrastruktur tersebut dapat berfungsi secara optimal dan berkelanjutan.

Masyarakat berharap pembangunan tanggul Way Mesuji dapat memberikan manfaat nyata dalam mengurangi risiko banjir serta melindungi lahan pertanian di wilayah Way Sulan, Way Katibung, dan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan.

Pewarta: M. Dahlan

KRIMSUS86.COM — TEGAS, LUGAS, TERPERCAYA

Pos terkait