KONAWE UTARA, KRIMSUS86.COM — Empat karyawan tambang nikel PT Kelompok Delapan Indonesia (KDI) meninggal dunia setelah tertimbun material longsor di area Blok A, Desa Lameruru, Kecamatan Langgikima, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara.
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 22 September 2026, sekitar pukul 16.40 WITA. Kejadian bermula ketika satu unit ekskavator terbenam di area pertambangan.
Enam pekerja kemudian berupaya melakukan pertolongan terhadap alat berat tersebut. Namun, secara tiba-tiba terjadi longsor susulan dengan material yang lebih besar dan menimpa para pekerja yang berada di lokasi.
Dari enam pekerja tersebut, dua orang berhasil menyelamatkan diri. Sementara empat pekerja lainnya tertimbun material longsor.
Proses pencarian dan evakuasi dilakukan oleh petugas bersama pihak terkait hingga berlangsung semalaman. Sekitar pukul 03.00 WITA pada Rabu, 23 September 2026, seluruh korban yang tertimbun berhasil ditemukan dan kemudian diserahkan kepada pihak keluarga.
Kapolres Konawe Utara AKBP Rico Fernanda membenarkan adanya peristiwa tersebut. Kepolisian bersama instansi terkait masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti terjadinya longsor.
Pihak perusahaan juga menyampaikan duka cita atas meninggalnya para pekerja serta menyatakan akan menindaklanjuti peristiwa tersebut sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku.
Hingga saat ini, proses penanganan dan penyelidikan masih berlangsung. Informasi mengenai penyebab pasti longsor akan menunggu hasil pemeriksaan dari pihak berwenang.
Risal Sultra
Kabupaten Kendari, Sulawesi Tenggara






