BALI, FRIC | KRIMSUS86.COM — Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam mendorong sekaligus memimpin perubahan di berbagai bidang, termasuk dalam institusi kepolisian.
Penegasan tersebut disampaikan Kapolri saat membuka The 63rd International Association of Women Police (IAWP) Annual Training Conference 2026 di The Westin Resort Nusa Dua, Badung, Bali, Minggu (20/9/2026).
Konferensi internasional yang berlangsung pada 20–24 September 2026 tersebut mengusung tema “Women Leading Global Change” dan diikuti sekitar 450 peserta dari 43 negara. Forum ini menjadi ruang bagi polisi wanita serta profesional penegakan hukum dari berbagai negara untuk bertukar pengalaman, memperkuat jejaring, dan mengembangkan kapasitas kepemimpinan.
Dalam sambutannya, Kapolri menyampaikan bahwa perempuan tidak hanya menjadi bagian dari perubahan, tetapi juga memiliki kemampuan untuk memimpin perubahan.
“Women are not merely part of change but can also lead it,” ujar Kapolri.
Menurut Kapolri, penguatan peran dan kepemimpinan perempuan tetap relevan di tengah berbagai tantangan kesetaraan gender yang masih dihadapi masyarakat global.
Di lingkungan Polri, komitmen tersebut diwujudkan dengan terus mendorong Polisi Wanita (Polwan) untuk meningkatkan kapasitas, profesionalisme, serta mempersiapkan diri menempati berbagai posisi strategis dalam organisasi.
Kapolri juga mendorong agar setiap Polwan memperoleh kesempatan yang setara untuk berkembang dan mencapai jenjang kepemimpinan. Bahkan, Kapolri membuka kemungkinan bahwa pada masa mendatang pucuk pimpinan Polri dapat diisi oleh seorang Polwan.
Konferensi IAWP 2026 tidak hanya membahas kepemimpinan perempuan, tetapi juga berbagai tantangan kepolisian modern. Sejumlah agenda mencakup pengembangan kepemimpinan, investigasi kompleks, perdagangan orang, kekerasan berbasis teknologi, kontra-terorisme, transformasi teknologi kepolisian, identifikasi korban bencana, hingga kejahatan transnasional terorganisasi.
Indonesia menjadi tuan rumah IAWP untuk kedua kalinya setelah sebelumnya menyelenggarakan konferensi serupa di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, pada 2021. Penyelenggaraan di Bali sekaligus mempertemukan delegasi kepolisian dari berbagai negara dalam semangat kolaborasi dan pertukaran praktik terbaik.
Melalui forum tersebut, Kapolri berharap polisi wanita dari berbagai negara dapat terus memperkuat kapasitas, membangun jejaring internasional, serta berkontribusi dalam menghadirkan perubahan yang berdampak bagi masyarakat.
Kapolri juga menekankan pentingnya kebersamaan lintas negara dalam menghadapi perkembangan tantangan keamanan dan penegakan hukum.
“Together, we empower women. Together, we strengthen policing. Together, we uphold peace. And together, we lead global change.”
IAWP 2026 di Bali menjadi momentum penguatan jejaring polisi wanita dunia sekaligus ruang pembelajaran bersama untuk membangun kepolisian yang semakin profesional, adaptif, inklusif, dan responsif terhadap perkembangan masyarakat serta tantangan keamanan global.
(RED//TIM MEDIA FRIC)






