SEKAYU, MUSI BANYUASIN — KRIMSUS86.COM — Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus mematangkan persiapan untuk menghadapi Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan Oktober mendatang.
Persiapan tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Persiapan Lomba Masak Serba Ikan yang digelar di Ruang Rapat Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Muba, Kamis (10/9/2026).
Rapat dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Muba Hj. Patimah Toha, Staf Ahli TP PKK Hj. Liliana Rohman, jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Muba, Dinas Perikanan, perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo), Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim), serta perwakilan TP PKK kecamatan.
Pertemuan tersebut membahas sejumlah aspek strategis, mulai dari pematangan konsep kompetisi, pembagian kategori lomba, hingga penentuan resep kuliner unggulan yang mengedepankan pemanfaatan bahan pangan lokal.
Pada ajang tingkat provinsi yang digelar bekerja sama dengan TP PKK Provinsi Sumsel dan bertepatan dengan Festival Rempah, Kabupaten Muba akan menurunkan perwakilan dari tiga kecamatan, yakni Kecamatan Lawang Wetan, Jirak Jaya, dan Sanga Desa.
Ketiga kecamatan tersebut akan mewakili Muba pada tiga kategori utama, yaitu menu keluarga, menu balita, serta menu kudapan kreasi berbasis ikan. Pembagian kategori tersebut diharapkan membuat setiap tim dapat lebih fokus melakukan persiapan, inovasi resep, serta penyempurnaan penyajian.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Musi Banyuasin, Sunaryo, S.STP., M.M., menekankan pentingnya inovasi dalam menghadirkan sajian berbahan dasar ikan yang tidak hanya lezat, tetapi juga praktis, menarik, dan tetap mencerminkan kearifan lokal.
“Inovasi dari jenis lomba itu sangat penting. Misalnya pindang khas dengan sentuhan baru, penyajian yang menarik, cita rasa yang lezat, serta pemanfaatan bahan baku lokal yang mudah didapat. Kita tampil dengan prima dan sebaik-baiknya,” ujar Sunaryo.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Muba Hj. Patimah Toha meminta seluruh peserta dan jajaran terkait mempersiapkan diri secara maksimal melalui latihan dan uji coba menu secara berkelanjutan.
“Kepada kecamatan yang ditunjuk, saya minta untuk mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh. Ingat bahwa yang dibawa bukan hanya nama kecamatan, tetapi nama Kabupaten Musi Banyuasin. Mari kita kompak, saling mendukung, dan memberikan yang terbaik. Semangat untuk berprestasi harus tetap ada,” tegasnya.
Selain cita rasa dan kreativitas, sejumlah aspek teknis juga menjadi perhatian dalam persiapan, antara lain higienitas, penggunaan peralatan food grade, kecepatan proses memasak, serta estetika penataan meja dan penyajian hidangan.
Sejumlah ide kuliner tradisional khas Muba turut dipertimbangkan untuk dikembangkan menjadi menu lomba. Di antaranya olahan ikan salai, pemanfaatan bumbu alami seperti terung asam dan daun kesur (rosella), hingga kreasi kudapan berbahan ikan yang dikemas menggunakan daun pisang dengan tampilan lebih modern.
Melalui sinergi antara TP PKK, Dinas Perikanan, DPMD, serta unsur terkait lainnya, Pemkab Muba optimistis kontingen yang disiapkan mampu tampil maksimal dalam ajang tingkat provinsi tersebut.
Keikutsertaan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkenalkan kekayaan kuliner lokal Musi Banyuasin, mendorong kreativitas pemanfaatan hasil perikanan, serta meningkatkan konsumsi ikan masyarakat melalui sajian yang sehat, inovatif, dan menarik.
(Enis//red)






