GAIB 212 Maja-Lebak Berduka, Ki Raksa Buana Kenang KH Ahmad Fudholi sebagai Suri Teladan Umat

LEBAK | KRIMSUS86.COM — Kepergian KH Ahmad Fudholi meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, santri, jemaah, serta masyarakat Banten. Sosok ulama yang dikenal aktif dalam kegiatan dakwah tersebut dikenang sebagai guru sekaligus suri teladan bagi umat.

Ungkapan belasungkawa disampaikan keluarga besar GAIB 212 Maja-Lebak Banten yang diwakili Ketua DPAC GAIB 212 Maja, TB Abdurrohman, yang akrab disapa Ki Raksa Buana, Senin (7/9/2026).

Berita Lainnya

Atas nama keluarga besar GAIB 212 Maja-Lebak, Ki Raksa Buana menyampaikan penghormatan sekaligus rasa kehilangan atas wafatnya KH Ahmad Fudholi.

Menurutnya, almarhum tidak hanya dikenal melalui tausiyah dan aktivitas dakwah, tetapi juga melalui lantunan sholawat yang menjadi bagian dari kenangan para jemaah.

“Beliau adalah suri teladan umat. Sholawat merdu yang dilantunkan almarhum akan selalu terdengar syahdu dan menjadi kenangan bagi seluruh umat.”

Ki Raksa Buana mengajak masyarakat untuk tidak sekadar mengenang sosok KH Ahmad Fudholi, tetapi juga meneruskan nilai-nilai kebaikan serta semangat dakwah yang telah ditanamkan almarhum selama hidupnya.

“Mari kita lanjutkan terus bersholawat. Semoga apa yang telah beliau ajarkan dan perjuangkan menjadi amal jariyah serta terus memberikan manfaat bagi umat,” ungkapnya.

Mengalami Kecelakaan di Tol Tangerang-Merak

Sebelumnya, KH Ahmad Fudholi diketahui mengalami kecelakaan di ruas Tol Tangerang-Merak, tepatnya di wilayah Kabupaten Serang, Banten, pada Jumat (4/9/2026).

Setelah menjalani perawatan medis, kabar wafatnya KH Ahmad Fudholi pada Senin (7/9/2026) membawa duka mendalam bagi masyarakat Banten, khususnya keluarga, santri, jemaah dan orang-orang yang selama ini mengenal kiprah dakwah beliau.

Bagi keluarga besar GAIB 212 Maja-Lebak, wafatnya KH Ahmad Fudholi merupakan kehilangan besar. Namun, keteladanan, semangat dakwah, serta lantunan sholawat yang pernah beliau ajarkan diharapkan tetap hidup dan diteruskan di tengah masyarakat.

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.

Semoga Allah SWT mengampuni segala kekhilafan almarhum, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan kuburnya, serta menempatkan KH Ahmad Fudholi di tempat terbaik di sisi-Nya.

Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran dan ketabahan.

(Robby.RCAZ//red)

Pos terkait