PARIGI MOUTONG, KRIMSUS86.COM — Sejumlah masyarakat di wilayah Lambunu, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, mengeluhkan dugaan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar dan Pertalite yang diduga digunakan untuk kepentingan kegiatan pertambangan emas.
Keluhan tersebut disampaikan salah seorang warga Lambunu berinisial PRN kepada wartawan pada 29 Agustus 2026. Menurut informasi yang disampaikan warga, BBM bersubsidi diduga diperuntukkan atau disalurkan untuk kebutuhan kegiatan pertambangan emas di wilayah Lambunu dan Moutong.
Dugaan tersebut, menurut warga, menjadi perhatian masyarakat karena di tengah kebutuhan BBM bersubsidi yang cukup tinggi, masyarakat mengaku kerap mengalami kesulitan mendapatkan solar maupun Pertalite.
Masyarakat berharap persoalan tersebut dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak berwenang. Warga meminta aparat kepolisian, khususnya pihak Kepolisian di wilayah Lambunu serta Polres Parigi Moutong, untuk turun langsung melakukan pengecekan dan penelusuran terhadap keluhan yang berkembang di masyarakat terkait aktivitas penyaluran BBM bersubsidi di SPBU Lambunu.
Menurut warga, apabila dugaan tersebut benar terjadi, maka perlu dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap proses distribusi dan penggunaan BBM bersubsidi agar penyalurannya benar-benar tepat sasaran dan dapat dinikmati oleh masyarakat yang berhak.
Masyarakat juga berharap adanya keterbukaan dan pengawasan yang lebih ketat terhadap distribusi BBM bersubsidi, khususnya di wilayah Lambunu dan sekitarnya, sehingga tidak terjadi kelangkaan yang dapat merugikan masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak pengelola SPBU Lambunu maupun aparat kepolisian terkait dugaan dan keluhan yang disampaikan masyarakat tersebut.
KRIMSUS86.COM tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada seluruh pihak terkait guna menjaga keberimbangan informasi serta menjunjung tinggi prinsip praduga tak bersalah.
(Kiman//red)






