Polri: Keselamatan Anak Tanggung Jawab Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan

PALU, KRIMSUS86.COM — Kepolisian Republik Indonesia melalui Polda Sulawesi Tengah mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya agar tidak berada di lokasi kegiatan penyampaian aspirasi yang berpotensi menimbulkan situasi tidak kondusif atau kericuhan.

Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah pencegahan agar anak-anak tidak menjadi korban maupun berada dalam situasi yang dapat membahayakan keselamatan mereka.

Berita Lainnya

Kabidhumas Polda Sulawesi Tengah, Kombes Pol Achmad Muhaimin, mengatakan bahwa orang tua memiliki peran penting dalam memberikan pemahaman, edukasi serta pengawasan terhadap aktivitas anak, terutama terkait risiko yang dapat muncul apabila berada di tengah situasi aksi yang berpotensi tidak kondusif.

“Kami mengimbau para orang tua untuk memastikan anak-anak tidak berada di lokasi aksi yang berpotensi terjadi kericuhan. Keselamatan mereka adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Kombes Pol Achmad Muhaimin dalam keterangannya, Kamis (27/8/2026).

Menurutnya, orang tua perlu memberikan edukasi kepada anak agar memahami berbagai risiko ketika berada di tengah situasi yang tidak kondusif. Anak-anak, kata dia, harus diarahkan untuk selalu mengutamakan keselamatan serta menjaga masa depan mereka.

“Anak-anak kita tentu memiliki masa depan yang panjang. Jangan sampai mereka berada di tempat atau situasi yang berpotensi membahayakan diri sendiri. Karena itu, peran orang tua untuk memberikan edukasi, arahan dan pengawasan sangat penting,” jelasnya.

Achmad menegaskan bahwa penyampaian aspirasi merupakan hak masyarakat yang dilindungi dan dihormati. Namun demikian, anak-anak tetap membutuhkan pendampingan dan pemahaman yang memadai agar tidak terlibat dalam situasi yang berpotensi membahayakan keselamatan mereka.

Ia juga mengajak para orang tua untuk terus membangun komunikasi yang baik dengan anak-anak serta mengetahui aktivitas dan lingkungan pergaulan mereka, terutama ketika terdapat informasi mengenai kegiatan aksi atau penyampaian aspirasi di suatu wilayah.

“Kami mengajak para orang tua untuk terus berkomunikasi dengan anak-anaknya. Berikan pemahaman bahwa menyampaikan pendapat dapat dilakukan dengan cara yang baik dan sesuai ketentuan. Yang paling utama, jangan sampai mereka menjadi korban atau berada dalam situasi yang membahayakan keselamatan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Kombes Pol Achmad Muhaimin menekankan bahwa perlindungan terhadap anak membutuhkan kerja sama seluruh pihak, mulai dari kepolisian, keluarga, masyarakat hingga berbagai unsur terkait.

Menurutnya, lingkungan yang aman dan kondusif menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung tumbuh kembang anak serta menjaga masa depan generasi penerus bangsa.

“Keselamatan anak adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita jaga anak-anak kita, kita bimbing dan edukasi untuk kepentingan masa depan mereka. Jangan sampai keinginan untuk ikut-ikutan justru membawa mereka pada situasi yang merugikan,” pungkasnya.

Polri berharap seluruh orang tua dan masyarakat dapat bersama-sama meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan anak serta memastikan mereka tetap berada dalam lingkungan yang aman, positif dan kondusif.

(Nofli//Red)

Pos terkait