GUNUNGSITOLI, KRIMSUS86.COM – Dalam rangka menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), personel Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Nias melaksanakan kegiatan “Polantas Karib” dengan menyambangi para sopir truk di seputaran Kota Gunungsitoli, Jumat (21/8/2026).
Kegiatan tersebut merupakan upaya Polri untuk membangun kedekatan dan kemitraan dengan masyarakat, khususnya para pengemudi kendaraan angkutan barang, sekaligus memberikan edukasi serta imbauan mengenai pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas.
Dalam kegiatan itu, personel Sat Lantas Polres Nias mengingatkan para sopir truk agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas, tidak membawa muatan melebihi kapasitas yang telah ditentukan, tidak menggunakan telepon seluler saat berkendara, serta memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan sebelum dioperasikan.
Kasat Lantas Polres Nias IPDA Ovaroni Zendrato, S.E., menyampaikan bahwa kegiatan “Polantas Karib” merupakan bentuk pelayanan humanis sekaligus sarana membangun komunikasi yang baik antara kepolisian dan para pengemudi.
“Melalui kegiatan Polantas Karib ini, kami ingin membangun kemitraan yang baik dengan para sopir truk. Mari kita bersama-sama mewujudkan Kamseltibcarlantas. Ingat, keluarga menunggu di rumah. Patuhi rambu-rambu lalu lintas, jangan ugal-ugalan, dan pastikan kendaraan dalam kondisi prima demi keselamatan diri sendiri maupun orang lain,” tegas IPDA Ovaroni Zendrato, S.E.
Menurutnya, keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas bukan hanya untuk menghindari pelanggaran, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan seluruh pengguna jalan.
Dengan mengusung semangat Kemitraan, Amanah, Responsif, Inovatif dan Berintegritas, serta tagline “Generasi Cerdas Taat Lalu Lintas”, Sat Lantas Polres Nias berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan edukasi dan pendekatan humanis.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran para pengemudi, khususnya sopir truk, sehingga tercipta budaya tertib berlalu lintas dan situasi jalan raya yang aman, tertib serta kondusif.
(Sediyaman // Red)






