Aceh Tenggara, krimsus86.com 08 Agustus 2026 Kepala SMKN 2 Baru, Kabupaten Aceh Tenggara, *Mawardi* dinilai tidak kooperatif dan alergi terhadap komunikasi dengan awak media.
Kondisi ini dikeluhkan sejumlah jurnalis karena menghambat akses informasi publik terkait kegiatan dan penggunaan anggaran di sekolah tersebut.
Sulit Dikonfirmasi, Beberapa awak media mengaku sudah berupaya melakukan konfirmasi terkait , dana BOS, kegiatan sekolah, sarana prasarana, dll ke SMKN 2 Baru dalam beberapa minggu terakhir.
Namun upaya tersebut tidak mendapat respons. Pesan WhatsApp tidak dibalas, telepon tidak diangkat, dan saat didatangi ke sekolah, Kepala SMKN 2 *Mawardi* disebut sedang tidak ada di tempat.
“Sebagai lembaga pendidikan negeri, SMK ini menggunakan dana negara. Seharusnya terbuka untuk dikonfirmasi. Tapi kami seperti dipersulit,” ujar TP ,sabtu 08/08/2026.
Prinsip Keterbukaan Informasi Publik UU No. 14 Tahun 2008 tentang KIP mewajibkan setiap badan publik, termasuk sekolah negeri, untuk memberikan informasi yang dibutuhkan masyarakat.
Upaya Konfirmasi ke Kepsek Mawardi Hingga berita ini diturunkan, redaksi masih berupaya menghubungi Kepala SMKN 2 Baru *Mawardi* melalui telepon dan pesan WhatsApp. Namun belum ada jawaban dan konfirmasi.
Harapan Para jurnalis berharap Kepala SMKN 2 Baru *Mawardi* dapat lebih terbuka dan kooperatif dalam memberikan informasi.
“Kami tidak mencari kesalahan. Kami hanya menjalankan fungsi kontrol sosial dan menyampaikan informasi yang benar ke masyarakat,” pungkas kaporwil media krimsus86. Com.
Redaksi membuka ruang konfirmasi dan hak jawab seluas-luasnya kepada Kepala SMKN 2 Baru *Mawardi*, Komite Sekolah, Dinas Pendidikan Aceh, dan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah [isi wilayah] Aceh Tenggara sesuai Kode Etik Jurnalistik.
Penulis : TOMI PASLA






