BUMDes GERSAMATA Lokotoy Perkuat Ekonomi Pesisir Melalui Budidaya Udang Vaname

BANGGAI LAUT | Krimsus86.com  Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) GERSAMATA Desa Lokotoy, Kecamatan Banggai Utara, Kabupaten Banggai Laut, terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha budidaya udang vaname.

Program yang direalisasikan pada Tahun Anggaran 2025 tersebut menjadi salah satu langkah strategis pemerintah desa dalam mengoptimalkan potensi kawasan pesisir sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Berita Lainnya

Budidaya udang vaname dipilih karena memiliki prospek usaha yang menjanjikan. Selain bernilai ekonomi tinggi, komoditas ini juga memiliki permintaan pasar yang terus meningkat sehingga berpotensi menjadi sumber pendapatan baru bagi masyarakat maupun desa.

Berdasarkan informasi yang tercantum pada papan kegiatan, BUMDes GERSAMATA Lokotoy telah memiliki legalitas dengan Nomor AHU-01312.AH.01.33 Tahun 2021. Legalitas tersebut menjadi dasar bagi BUMDes dalam menjalankan berbagai unit usaha yang bertujuan mengembangkan perekonomian desa secara berkelanjutan.

Pemerintah Desa Lokotoy berharap program budidaya udang vaname mampu membuka lapangan kerja bagi masyarakat, meningkatkan pendapatan warga, serta memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Desa (PADes). Pemanfaatan potensi sumber daya pesisir secara optimal juga diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi perekonomian desa.

Keberhasilan program ini memerlukan pengelolaan yang profesional, transparan, dan berkelanjutan dengan dukungan pemerintah desa, pengurus BUMDes, serta partisipasi aktif masyarakat. Pendampingan dan evaluasi secara berkala dinilai penting agar produktivitas usaha tetap terjaga dan manfaat ekonomi dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Ke depan, BUMDes GERSAMATA Lokotoy diharapkan menjadi salah satu contoh keberhasilan pengelolaan badan usaha milik desa di Kabupaten Banggai Laut. Melalui pengembangan budidaya udang vaname, desa tidak hanya memperkuat sektor ketahanan pangan, tetapi juga membangun kemandirian ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.

(Susanto//red)

Pos terkait