. Dian Surahman: Bulan Agustus Momentum Refleksi Kebangsaan, Penegakan Hukum, dan Pengabdian kepada Rakyat

JAKARTA | KRIMSUS86.COM – Memasuki bulan Agustus menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Ketua Umum Fast Respon Indonesia Center (FRIC), H. Dian Surahman, mengajak seluruh elemen bangsa menjadikan momentum kemerdekaan sebagai refleksi untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan, penegakan hukum yang berkeadilan, serta pengabdian nyata kepada masyarakat.

Menurut H. Dian Surahman, bulan Agustus bukan sekadar momentum seremonial yang ditandai dengan pengibaran Bendera Merah Putih maupun berbagai perlombaan, melainkan bulan bersejarah yang mengingatkan seluruh rakyat Indonesia akan perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan.

Berita Lainnya

“Kemerdekaan harus diisi dengan kerja nyata. Semangat perjuangan para pendiri bangsa wajib kita lanjutkan melalui pengabdian kepada masyarakat, menjaga persatuan, serta menghadirkan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujar H. Dian Surahman.

Ia menegaskan bahwa salah satu makna kemerdekaan yang paling mendasar adalah terwujudnya kepastian dan keadilan hukum bagi seluruh warga negara tanpa diskriminasi, sesuai prinsip equality before the law.

“Hukum harus menjadi panglima. Tidak boleh ada tebang pilih dalam penegakan hukum. Seluruh warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum, sehingga keadilan benar-benar dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat,” tegasnya.

H. Dian Surahman juga menyampaikan apresiasi terhadap peran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) beserta seluruh aparat penegak hukum yang terus berupaya menjaga profesionalisme, transparansi, dan kepercayaan publik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Selain aspek penegakan hukum, FRIC juga menegaskan komitmennya dalam mengawal berbagai program strategis pemerintah yang berpihak kepada kepentingan rakyat, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045.

“FRIC akan terus menjalankan fungsi kontrol sosial secara konstruktif. Kami siap bersinergi dengan pemerintah dan Polri untuk memastikan setiap program pro-rakyat berjalan secara transparan, tepat sasaran, serta benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Menghadapi perkembangan era digital, H. Dian Surahman juga mengingatkan seluruh jajaran pengurus dan anggota FRIC di berbagai daerah agar aktif menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), sekaligus berperan dalam menangkal penyebaran hoaks, disinformasi, serta berbagai bentuk provokasi yang dapat mengganggu persatuan bangsa.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara media, aparat penegak hukum, dan masyarakat dalam menghadirkan informasi yang akurat, edukatif, serta bertanggung jawab demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menutup pernyataannya, H. Dian Surahman mengajak seluruh jajaran DPP, DPW, DPD, serta anggota FRIC di seluruh Indonesia untuk menjadikan bulan Agustus sebagai momentum memperkuat semangat gotong royong, persatuan, dan kepedulian sosial.

“Makna kemerdekaan bukan berhenti pada mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi bagaimana kita mampu melanjutkan perjuangan itu melalui karya, pengabdian, menjaga persatuan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkasnya.(red//tim)

Pos terkait