MUSI BANYUASIN | Krimsus86.com – Sirene tanda dimulainya kegiatan pengeboran menggema di Desa Jembatan Gantung, Kecamatan Jirak Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Sabtu (25/7/2026).
Bunyi sirene tersebut menjadi penanda resmi dimulainya Spud In Sumur K2020X-2, sebuah langkah strategis PT Pertamina Partnership bersama KSO GWN dalam mendukung peningkatan produksi minyak nasional sekaligus memperkuat ketahanan energi Indonesia.
Di tengah upaya pemerintah mewujudkan kemandirian dan ketahanan energi nasional, pengeboran sumur baru tersebut menjadi sinyal optimisme bahwa Kabupaten Musi Banyuasin masih memiliki potensi minyak dan gas bumi yang dapat memberikan kontribusi penting terhadap kebutuhan energi nasional.
Prosesi kegiatan diawali dengan pembukaan, Safety Briefing HSSE, sambutan dari unsur pemerintah, kepolisian, PT Pertamina Partnership, hingga General Manager KSO GWN. Puncak kegiatan ditandai dengan dibunyikannya sirene sebagai simbol dimulainya aktivitas pengeboran Sumur K2020X-2.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan PT Pertamina Partnership, jajaran KSO GWN, Camat Jirak Jaya yang diwakili Arif Budiman, unsur Muspika, Kapolsek Sungai Keruh yang diwakili Sazili, Kepala Desa Jembatan Gantung beserta perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, para pekerja, serta mitra perusahaan.
Optimisme Menemukan Cadangan Energi Baru
General Manager KSO GWN Group, Yudis Jawan, menegaskan bahwa pengeboran Sumur K2020X-2 bukan sekadar kegiatan operasional, melainkan bagian dari komitmen bersama untuk mendukung ketahanan energi nasional.
“Kami memohon ridho Allah SWT agar seluruh tahapan pekerjaan berjalan lancar, aman, dan menghasilkan yang terbaik. Kehadiran kami di sini bukan hanya untuk bekerja, tetapi juga membangun sinergi bersama masyarakat serta memberikan manfaat bagi daerah,” ujarnya.
Yudis optimistis potensi migas di Musi Banyuasin masih sangat menjanjikan dan dapat menjadi salah satu penopang produksi minyak nasional.
Menurutnya, keberhasilan industri hulu migas tidak hanya bergantung pada kemampuan teknis dan operasional, tetapi juga membutuhkan dukungan pemerintah, aparat keamanan, masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan.
Pertamina Tegaskan Komitmen Cegah Illegal Drilling
Dalam kesempatan yang sama, perwakilan PT Pertamina EP, Sigit Julianto, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga sektor migas dari praktik illegal drilling yang dinilai menjadi ancaman serius terhadap keselamatan, lingkungan, serta penerimaan negara.
Pengeboran ilegal tidak hanya melanggar ketentuan hukum, tetapi juga memiliki risiko tinggi terhadap keselamatan jiwa dan lingkungan. Aktivitas tersebut dapat memicu kecelakaan kerja, kebakaran, pencemaran lingkungan, hingga menimbulkan kerugian negara.
“Kami mengajak seluruh masyarakat, pemerintah desa, dan aparat penegak hukum agar segera melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas pengeboran ilegal. Mari kita jaga lingkungan dan dukung kegiatan migas yang resmi demi masa depan daerah dan negara,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa legalisasi sumur minyak masyarakat hanya dapat dilakukan berdasarkan ketentuan dan regulasi yang berlaku. Sementara itu, pembukaan sumur baru tanpa izin tetap merupakan pelanggaran hukum yang harus dicegah bersama.
Kepedulian Sosial Menjadi Bagian dari Komitmen Perusahaan
Selain kegiatan pengeboran, rangkaian kegiatan juga diwarnai dengan pemberian santunan kepada anak yatim dan fakir miskin. Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian sosial perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasi.
Suasana kegiatan semakin khidmat ketika seluruh tamu undangan mengikuti doa bersama. Doa tersebut dipanjatkan agar seluruh proses pengeboran Sumur K2020X-2 berjalan aman, lancar, serta memberikan hasil terbaik bagi bangsa, negara, dan masyarakat Musi Banyuasin.
Dimulainya Spud In Sumur K2020X-2 menjadi bagian dari komitmen PT Pertamina Partnership bersama KSO GWN dalam mendukung peningkatan produksi migas nasional melalui kegiatan operasi yang mengedepankan keselamatan kerja, kepatuhan terhadap regulasi, perlindungan lingkungan, dan kemitraan dengan masyarakat.
Apabila pengeboran tersebut membuahkan hasil sesuai harapan, Sumur K2020X-2 diharapkan tidak hanya menjadi sumber energi baru bagi Indonesia, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat peran Musi Banyuasin sebagai salah satu wilayah strategis dalam mendukung ketahanan dan kemandirian energi nasional.
(Enis//red)






