Ratusan Massa PORMULA Gelar Aksi di DPRD Gowa, Desak Pembentukan Pansus Dugaan KKN dan Pelanggaran Moral Pejabat

Krimsus86.com Gowa – Ratusan massa yang tergabung dalam koalisi PORMULA menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kabupaten Gowa, Kamis (7/5/2026).

Aksi yang berlangsung dinamis tersebut menyoroti dugaan pelanggaran moral pejabat daerah serta indikasi praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gowa.

Berita Lainnya

Sekitar 400 peserta aksi memadati ruas jalan di depan kantor DPRD Gowa. Massa berasal dari gabungan sejumlah organisasi dalam koalisi PORMULA, di antaranya Gerak Misi, Inakor, Formasi, Kombes, dan FK-Garda.

Dalam aksi tersebut, massa membawa berbagai spanduk dan menyampaikan tuntutan agar DPRD Gowa segera membentuk Panitia Khusus (Pansus) guna mengusut dugaan perbuatan tercela serta indikasi tindak pidana KKN yang disebut melibatkan oknum pejabat daerah.

Situasi sempat memanas saat sejumlah demonstran membakar ban bekas di tengah jalan sebagai bentuk protes terhadap persoalan yang mereka soroti. Aparat kepolisian bersama Satpol PP tampak melakukan pengamanan ketat guna menjaga situasi tetap kondusif selama aksi berlangsung.

Setelah beberapa jam menyampaikan orasi, perwakilan massa akhirnya diterima untuk melakukan audiensi bersama pimpinan dan anggota DPRD Gowa di ruang rapat dewan.

Delegasi aksi diterima langsung oleh Wakil Ketua I DPRD Gowa, Hasrul Abdul Rajab, bersama Ketua Fraksi Gerindra Abd Razak serta anggota DPRD lainnya, yakni Arfandi Parani, Sri Wahyuni, dan Asrul Mariolo.

Dalam forum audiensi tersebut, koordinator lapangan aksi menegaskan bahwa pembentukan Pansus dinilai penting sebagai langkah menjaga integritas pejabat publik, transparansi pemerintahan, dan marwah demokrasi di Kabupaten Gowa.

“DPRD sebagai lembaga pengawasan tidak boleh tinggal diam terhadap isu-isu krusial yang menyangkut moral pejabat publik dan kebijakan daerah,” ujar salah satu perwakilan massa.

Menanggapi aspirasi tersebut, Wakil Ketua I DPRD Gowa Hasrul Abdul Rajab menyampaikan bahwa seluruh tuntutan massa akan ditampung dan dibahas lebih lanjut sesuai mekanisme internal DPRD.

“Semua tuntutan akan kami koordinasikan lebih lanjut sesuai mekanisme internal DPRD sebelum mengambil langkah lanjutan terkait pembentukan hak angket maupun pansus,” ujarnya.

Aksi unjuk rasa berlangsung hingga sore hari di bawah pengawalan aparat keamanan. Massa PORMULA menegaskan akan terus mengawal sikap DPRD Gowa hingga terdapat tindak lanjut konkret atas tuntutan yang mereka sampaikan.

(Mj@.19//red)

Pos terkait