Polres Buru Gelar Operasi Ketupat Salawaku 2026 untuk Pengamanan Arus Mudik dan Idul Fitri 1447 H

Krimsus86.com, Namlea, Kabupaten Buru — Kepolisian Resor (Polres) Buru secara resmi memulai pelaksanaan Operasi Ketupat Salawaku 2026 melalui Apel Gelar Pasukan yang dilaksanakan di halaman Mapolres Buru. Operasi ini difokuskan pada pengamanan arus mudik serta perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di seluruh wilayah hukum Kabupaten Buru.

Dalam pelaksanaan operasi tersebut, Polres Buru menaruh perhatian khusus pada sejumlah titik strategis yang menjadi pusat mobilitas masyarakat, terutama jalur transportasi laut dan kawasan keramaian.

Berita Lainnya

Kapolres Buru menegaskan bahwa pengamanan akan diperketat di pintu-pintu masuk utama wilayah Kabupaten Buru, khususnya di Pelabuhan Merah Putih Namlea dan Pelabuhan Feri. Kedua pelabuhan tersebut menjadi jalur utama keluar-masuk penumpang, terutama dari dan menuju Kota Ambon, sehingga berpotensi mengalami lonjakan penumpang menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Selain itu, personel kepolisian juga ditempatkan di sejumlah titik rawan kecelakaan di jalur lintas Trans-Buru serta kawasan pasar yang diperkirakan mengalami peningkatan aktivitas masyarakat menjelang lebaran.

Polres Buru juga meningkatkan patroli keamanan di sejumlah objek vital, seperti pusat perbelanjaan, mesin anjungan tunai mandiri (ATM), serta melakukan pengamanan khusus di masjid-masjid saat pelaksanaan Shalat Idul Fitri guna memastikan masyarakat dapat beribadah dengan aman dan khusyuk.

Dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Salawaku 2026, Polres Buru bekerja sama dengan berbagai unsur lintas sektoral. Ratusan personel gabungan dikerahkan yang melibatkan unsur TNI dari Kodim 1506/Namlea, Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta tenaga kesehatan.

“Kami berkomitmen untuk memastikan masyarakat Kabupaten Buru dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan tertib. Sejumlah Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan telah didirikan di titik-titik strategis guna memberikan pelayanan kepada masyarakat serta mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan,” ujar Kapolres Buru saat memimpin apel gelar pasukan.

Polres Buru juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya para pengguna kendaraan bermotor, agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas serta melengkapi dokumen kendaraan selama melakukan perjalanan, terutama saat arus mudik lokal antar kecamatan.

Bagi masyarakat yang akan meninggalkan rumah untuk mudik ke luar pulau, diharapkan dapat melaporkan kepada ketua RT atau tetangga terdekat guna mempermudah pengawasan serta patroli keamanan lingkungan.

Sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat selama operasi berlangsung, Polres Buru juga menyiapkan beberapa pos pelayanan dan pengamanan di lokasi strategis, antara lain Pos Pelayanan di Pelabuhan Namlea yang menyediakan informasi jadwal kapal dan layanan kesehatan, Pos Pengamanan di kawasan Simpang Lima Namlea untuk pengaturan lalu lintas serta pengamanan wilayah, serta Pos Pantau di area wisata dan pasar guna mencegah potensi tindak kriminalitas.

Dengan adanya Operasi Ketupat Salawaku 2026 ini, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Buru tetap kondusif selama masa arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Pewarta: Erwin

Editor: Media Krimsus86.com

Pos terkait