Ketum Fast Respon Indonesia Center: Polri Terus Berbenah, FRIC Dukung Penuh Profesionalisme dan Presisi

Krimsus86.com, Muara Enim – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) saat ini tengah memasuki fase pembenahan melalui program Transformasi Reformasi Polri guna mewujudkan institusi yang semakin profesional dan berorientasi pada prinsip Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan).

Reformasi Polri merupakan upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas, profesionalisme, serta kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Berita Lainnya

Ketua Umum Fast Respon Indonesia Center (FRIC), H. Dian Surahman, menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah-langkah pembenahan yang dilakukan Polri.

“Dalam proses Reformasi Polri ini, FRIC mendukung penuh agar Polri semakin profesional dan Presisi. Polri harus menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat mencederai institusi serta menurunkan kepercayaan masyarakat,” ujar H. Dian Surahman.

Ia menegaskan bahwa berbagai kritik, hantaman, dan hujatan yang dialami Polri seharusnya menjadi pemicu untuk terus menunjukkan kinerja terbaik.

“Hantaman dan hujatan justru harus menjadikan Polri semakin kuat dalam membuktikan diri sebagai ‘Polri untuk Masyarakat’ yang profesional dan Presisi,” tambahnya.

Dalam Reformasi Polri, terdapat beberapa poin penting yang menjadi fokus pembenahan, antara lain:

Kedudukan Polri di Bawah Presiden, tetap berada langsung di bawah Presiden dan tidak berbentuk kementerian.

Maksimalisasi Teknologi, seperti penggunaan kamera tubuh (body cam) serta pemanfaatan kecerdasan artifisial dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Reformasi Kultural, melalui perbaikan kurikulum pendidikan kepolisian dengan penekanan pada nilai-nilai Hak Asasi Manusia (HAM) dan demokrasi.

Penguatan Pengawasan Internal, dengan penyempurnaan peran Biro Wassidik, Inspektorat, dan Divisi Propam.

Peningkatan Pelayanan Publik, guna menjamin perlindungan HAM serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Menurut H. Dian, tujuan utama Reformasi Polri adalah meningkatkan profesionalisme, transparansi, serta mutu pelayanan kepada masyarakat secara menyeluruh.

“Semoga ke depan Polri semakin mantap, semakin dipercaya, dan semakin dicintai masyarakat,” pungkas H. Dian Surahman selaku Ketua Umum FRIC.

(01/02/2026)

Team PW-FRIC Muara Enim

Pos terkait