WONOSOBO, KRIMSUS86.COM — Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Baitul Amin Kampung Wonobungkah, Kelurahan Jlamprang, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Wonosobo, menggelar rapat kerja (Raker) untuk menyusun program kerja periode 2026/2027, Minggu (20/9/2026).
Rapat kerja tersebut dihadiri seluruh pengurus BKM Baitul Amin. Pembahasan difokuskan pada peningkatan kualitas pelayanan masjid, penguatan kegiatan ibadah, program keagamaan dan sosial, serta pemberdayaan masyarakat di lingkungan Kampung Wonobungkah.
Dalam rapat tersebut, pengurus menyepakati sejumlah program kerja, baik jangka pendek maupun jangka panjang, yang akan dilaksanakan dengan menyesuaikan kemampuan, potensi, fasilitas, serta aset yang dimiliki masjid.
Lima Fokus Program Kerja
Beberapa poin utama yang menjadi pembahasan dan kesepakatan dalam Raker BKM Baitul Amin meliputi:
1. Peningkatan kualitas ibadah.
Pengurus akan melakukan penataan jadwal imam, muadzin, penceramah maupun khatib secara tertib dan berkesinambungan guna mendukung pelaksanaan ibadah di masjid.
2. Pengelolaan sarana dan prasarana.
Program diarahkan pada peningkatan kebersihan dan perawatan masjid, perbaikan fasilitas fisik, serta optimalisasi kenyamanan jamaah dalam melaksanakan ibadah.
3. Program keagamaan dan sosial.
BKM akan melanjutkan dan mengembangkan berbagai kegiatan, antara lain peringatan hari besar Islam, pengajian rutin, pendidikan Al-Qur’an melalui TPA/TPQ, santunan bagi kaum dhuafa, fakir miskin dan yatim piatu, Jumat Berkah, aksi donor darah, serta pengobatan gratis.
4. Transparansi dan akuntabilitas keuangan.
Pengelolaan dana infak, sedekah dan wakaf akan diarahkan agar dilakukan secara transparan, akuntabel dan profesional.
5. Pemberdayaan umat dan pemanfaatan teknologi.
Pengurus juga mendorong pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung dakwah digital, administrasi masjid, serta pengembangan ekonomi umat di sekitar lingkungan masjid.
Ketua PHBI Kampung Wonobungkah, Saliman, menekankan pentingnya peningkatan peran remaja masjid dalam mendukung kegiatan keagamaan.
“Perlu digiatkan dan lebih ditingkatkan remaja masjid untuk membangun generasi muslim yang cerdas dan berakhlak, serta peduli dengan kegiatan keagamaan,” ujarnya.
Sementara itu, Fajar Sodiq selaku Penasihat BKM Baitul Amin menekankan pentingnya konsistensi dan keteladanan para pengurus sebelum memberikan anjuran kepada masyarakat.
Menurutnya, dedikasi pengurus menjadi salah satu tolok ukur dalam membangun kepedulian masyarakat terhadap kemakmuran masjid.
“Mindset dan dedikasi pengurus seyogianya bisa dijadikan tolok ukur kepedulian masyarakat terhadap kemakmuran masjid. Oleh sebab itu, kami mengimbau dalam kegiatan-kegiatan keagamaan yang telah diprogramkan nantinya para pengurus juga bisa hadir, meramaikan dan memakmurkan masjid, sehingga imbauan kita bisa diikuti oleh masyarakat Wonobungkah,” tegasnya.
Di sisi lain, Aris Purwaningrum selaku Wakil Ketua Takmir Baitul Amin menyampaikan bahwa pelaksanaan program akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kemampuan dan potensi yang tersedia.
“Kita akan melaksanakan program sesuai kemampuan. Kita laksanakan terlebih dahulu kegiatan sesuai kemampuan, potensi, fasilitas maupun aset yang ada. Untuk menjalankan program, kita gelar yang jangka pendek terlebih dahulu. Untuk program yang membutuhkan konsentrasi tinggi, kita rapatkan kembali bersama Takmir,” pungkas Aris.
Melalui rapat kerja tersebut, BKM Baitul Amin berharap seluruh program yang telah disusun dapat dilaksanakan secara konsisten dan memberikan manfaat bagi jamaah serta masyarakat Kampung Wonobungkah.
Pewarta: Cakmet. JKN






