Tim SAR Brimob Polda Maluku Utara Evakuasi Pendaki Terjebak Akibat Erupsi Gunung Dukono

 

Halmahera Utara | Krimsus86.com

Berita Lainnya

Tim SAR Brimob Polda Maluku Utara melaksanakan operasi pencarian dan evakuasi terhadap para pendaki yang terjebak akibat aktivitas erupsi Gunung Dukono, Jumat (08/05/2026).

Operasi SAR dilaksanakan di kawasan Gunung Dukono, tepatnya di Desa Mamuya, Kecamatan Galela, Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara, pada titik koordinat 1°42’13.7″N / 127°52’50.2″E.

Sebanyak 30 personel Tim Pencarian dan Evakuasi diterjunkan langsung ke lokasi, sementara 6 personel tim pendukung yang terdiri dari operator drone, pengawak kendaraan khusus (Ransus) Tata SAR, serta personel keslap disiagakan di Posko SAR Gabungan Desa Mamuya, Kecamatan Galela.

Tim SAR Brimob bergerak dari Mako Kompi 1 Batalyon A Pelopor Tobelo menggunakan satu unit truk menuju Desa Mamuya dengan jarak tempuh sekitar 45 kilometer atau kurang lebih 1 jam 30 menit perjalanan. Selanjutnya, tim melanjutkan perjalanan dengan pendakian sejauh 7 kilometer menuju lokasi korban dengan estimasi waktu tempuh sekitar 3 jam.

Dalam pelaksanaan operasi tersebut, Tim SAR Brimob bersama Tim SAR gabungan dan masyarakat setempat berhasil mengevakuasi sebanyak 17 pendaki yang sebelumnya terjebak akibat meningkatnya aktivitas erupsi Gunung Dukono.

Setelah proses evakuasi selesai dilakukan, seluruh personel kembali menuju Posko SAR Gabungan di Desa Mamuya untuk melaksanakan konsolidasi dan evaluasi operasi pencarian.

Hingga saat ini, aktivitas vulkanik Gunung Dukono masih berlangsung dengan intensitas cukup tinggi disertai dentuman erupsi yang terus terjadi. Dari total 20 pendaki yang sebelumnya dilaporkan terjebak di kawasan puncak, sebanyak 17 orang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat dan saat ini menjalani perawatan di RSU Tobelo.

Sementara itu, tiga pendaki lainnya masih belum dapat dievakuasi akibat kondisi cuaca yang tidak mendukung serta meningkatnya aktivitas erupsi yang membahayakan keselamatan tim pencarian.

Operasi SAR pada hari ini dinyatakan selesai dan akan dilanjutkan kembali pada Sabtu pukul 07.00 WIT dengan mempertimbangkan situasi dan kondisi di lapangan agar proses evakuasi dapat berjalan secara maksimal dan aman bagi seluruh personel.(Mirwan Taher/red)

Pos terkait