Krimsus86.com, Seputih Mataram, Lampung Tengah — Proyek pembangunan yang bersumber dari program Impres Tahun Anggaran 2025 di wilayah Kecamatan Seputih Mataram, Kabupaten Lampung Tengah, diduga mengalami keterlambatan penyelesaian pekerjaan serta kualitas pengerjaan yang dinilai tidak maksimal.
Berdasarkan hasil pemantauan tim media di lapangan, pekerjaan pemasangan bricks (bata beton) di lokasi proyek terlihat tidak rapi dan tidak merata. Sejumlah pekerja yang ditemui di lokasi menyebutkan bahwa perbedaan ukuran cetakan bricks menjadi salah satu penyebab hasil pemasangan terlihat tidak seragam.
Seorang pekerja bernama Iwan, warga Kampung Varia Agung, menjelaskan bahwa beberapa cetakan bricks memiliki ukuran yang berbeda, mulai dari panjang, pendek, hingga bentuk yang tidak presisi. Kondisi tersebut menyebabkan hasil pemasangan terlihat kurang rapi.
Selain itu, menurut keterangan pekerja, selama proses pengerjaan proyek berlangsung, pengawas lapangan jarang terlihat berada di lokasi. Pekerja menyebutkan bahwa yang sesekali datang hanya pihak dari P3A setempat.
Dalam upaya memperoleh klarifikasi, tim media mencoba menghubungi pihak terkait yang disebut sebagai perpanjangan tangan dari pihak Balai, yakni Rico Andrian. Namun hingga berita ini disusun, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan.
Sementara itu, tim media juga sempat dihubungi oleh seseorang yang mengaku mendapat arahan dari pihak Balai untuk berkomunikasi terkait pemberitaan proyek tersebut. Oknum tersebut menyampaikan keinginan untuk melakukan pertemuan dengan tim media, namun hingga saat ini jadwal pertemuan tersebut belum dapat dipastikan karena komunikasi dengan pihak yang disebut dari Balai belum tersambung.
Dengan adanya kondisi tersebut, muncul dugaan adanya ketidakterbukaan informasi terkait pelaksanaan proyek tersebut. Oleh karena itu, sejumlah pihak berharap agar instansi berwenang dapat melakukan peninjauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan proyek Impres TA 2025 di wilayah tersebut.
Tim media masih terus berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait guna memperoleh penjelasan yang lebih lengkap dan berimbang.(Bersambung)
Editor: Redaksi Media Krimsus86.com
Pewarta: #(-K@6)






