Hidup Sebatang Kara Pasca Kecelakaan, Dg Tompo Dapat Bantuan Penuh dari Polres Jeneponto

Krimsus86.com Jeneponto, 6 Mei 2026 — Kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu kembali ditunjukkan oleh jajaran Polres Jeneponto. Seorang warga bernama Dg Tompo, yang hidup sebatang kara, mendapatkan bantuan penuh untuk menjalani operasi lanjutan akibat cedera lama yang kembali memburuk.

Dg Tompo diketahui harus menjalani operasi reposisi tulang setelah mengalami pembengkakan pada bagian kaki. Menindaklanjuti kondisi tersebut, Kapolres Jeneponto AKBP Haryo Basuki, S.I.K., M.H. segera menginstruksikan jajaran Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) untuk melakukan penanganan cepat dan tepat.

Berita Lainnya

Atas perintah tersebut, Kasie Dokkes IPDA Amirullah H., S.Kep. bersama tim, didampingi Aipda Ramlan Nur Latief, A.Md.Kep., S.Pd., langsung bergerak mengevakuasi Dg Tompo menuju RS Bhayangkara Makassar guna mendapatkan tindakan medis lanjutan.

Diketahui, Dg Tompo hidup seorang diri tanpa pendamping keluarga. Ia bekerja sebagai buruh kayu dengan kondisi ekonomi yang sangat terbatas, bahkan hanya menumpang tinggal di tempat kerjanya. Kondisi tersebut membuatnya tidak mampu membiayai pengobatan yang dibutuhkan.

Riwayat cedera yang dialami Dg Tompo bermula dari kecelakaan lalu lintas di wilayah Pastur sekitar tujuh tahun lalu. Akibat insiden tersebut, ia sempat mengalami koma selama hampir 40 hari dan menjalani operasi pada kedua pahanya. Tidak lama setelah kejadian, ia juga menghadapi persoalan keluarga hingga berujung perceraian. Dari pernikahan tersebut, ia memiliki dua orang anak perempuan yang kini sudah jarang berkomunikasi dengannya.

Kasie Dokkes Polres Jeneponto, IPDA Amirullah H., S.Kep., menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk atensi langsung dari Kapolres Jeneponto.

“Ini adalah perintah langsung dari Bapak Kapolres. Kami tidak akan tinggal diam melihat warga yang membutuhkan. Berdasarkan hasil evaluasi medis, Dg Tompo harus segera menjalani operasi reposisi tulang di RS Bhayangkara. Seluruh biaya pengobatan menjadi tanggung jawab kami,” ujarnya.

Langkah cepat yang dilakukan Polres Jeneponto ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya warga kurang mampu, serta implementasi dari semangat Polri Presisi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Sementara itu, Dg Tompo mengungkapkan rasa haru dan terima kasihnya atas bantuan yang diberikan.

“Saya hanya buruh kayu, hidup sendiri dan tidak punya biaya. Alhamdulillah Bapak Kapolres mau membantu saya untuk operasi. Semoga Allah membalas semua kebaikan Bapak-Bapak Polisi,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.(Andi Lukman//red)

Pos terkait