Krimsus86.com/Karawang,–
Suasana haru dan penuh kehangatan menyelimuti kegiatan santunan anak-anak yatim piatu yang digelar komunitas Viking Desa Darawolong, Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang, Minggu (15/3/2025).
Dalam balutan kebersamaan di bulan suci Ramadan, para anggota Viking bersama masyarakat berkumpul untuk berbagi kebahagiaan melalui santunan dan buka puasa bersama.
Kegiatan sosial yang sarat nilai kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Ketua Viking Darawolong, Septian yang akrab disapa Cameh, serta dihadiri Ketua Karang Taruna Desa Darawolong, Anto Ilyas Mukhtar.
Puluhan anak yatim tampak tersenyum bahagia saat menerima santunan, sementara para anggota komunitas dengan penuh kepedulian mendampingi mereka hingga waktu berbuka tiba.
Menurut Anto, kegiatan santunan yang digelar Viking Darawolong bukanlah hal baru. Tradisi berbagi ini telah menjadi agenda rutin yang hampir setiap tahun dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, khususnya anak-anak yatim di lingkungan Desa Darawolong.
“Viking Desa Darawolong ini sudah sering, bahkan hampir setiap tahun melakukan kegiatan seperti ini. Ini menjadi bukti bahwa komunitas tidak hanya tentang hobi, tetapi juga tentang kepedulian sosial,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Anto Ilyas Mukhtar juga menyampaikan harapan agar kegiatan positif seperti ini terus dijaga dan dikembangkan oleh komunitas Viking Darawolong.
“Semoga dari tahun ke tahun Viking Darawolong selalu menghadirkan kegiatan positif seperti menyantuni anak-anak yatim piatu dan kegiatan sosial lainnya yang bermanfaat bagi warga Desa Darawolong khususnya,” ucapnya.
Menjelang azan Magrib, suasana kebersamaan semakin terasa saat seluruh peserta duduk bersama menikmati hidangan berbuka puasa. Tawa anak-anak, doa yang dipanjatkan, serta kehangatan persaudaraan menjadi bukti bahwa kepedulian sederhana mampu menghadirkan kebahagiaan yang begitu berarti.
Melalui kegiatan ini, Viking Darawolong kembali menunjukkan bahwa solidaritas komunitas dapat menjadi kekuatan besar untuk menebarkan kebaikan dan harapan di tengah masyarakat.
(Red)*






