Krimsus86.com Jakarta 22 April 2026 — Fast Respon Indonesia Center (FRIC) menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di bawah kepemimpinan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) Republik Indonesia.
Kerja sama strategis ini difokuskan pada penguatan keamanan ruang digital serta peningkatan efektivitas penegakan hukum terhadap berbagai tindak pidana siber yang semakin berkembang di Indonesia.
Penandatanganan MoU dilaksanakan di Gedung Utama Kemenkomdigi, Jakarta Pusat, pada Senin (13/4/2026), dan dihadiri langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Rombongan Kapolri disambut oleh Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Wakil Menteri Nezar Patria, serta jajaran pejabat eselon I Kemenkomdigi.
Kesepahaman ini mencakup sejumlah aspek penting, di antaranya pertukaran data dan informasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), serta penguatan koordinasi dalam penanganan tindak pidana siber yang semakin kompleks, termasuk penipuan daring, perjudian online, scam digital, serta berbagai bentuk kejahatan siber lainnya.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam keterangannya menegaskan bahwa kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat upaya penegakan hukum di ruang digital, sehingga mampu meminimalisir dampak kejahatan siber terhadap masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum FRIC H. Dian Surahman menyampaikan bahwa meningkatnya kejahatan di ruang digital seperti judi online, penipuan daring, serta penyebaran ujaran kebencian dan hoaks memerlukan langkah kolaboratif yang lebih kuat antara aparat penegak hukum dan pemerintah.
“MoU antara Polri dan Kemenkomdigi merupakan langkah yang sangat tepat. Kami mendukung penuh upaya bersama dalam melakukan pemantauan terhadap akun-akun yang melanggar aturan, serta tindakan tegas terhadap akun yang menyebarkan ujaran kebencian, hoaks, dan konten yang merusak moral masyarakat,” ujar Dian Surahman.
FRIC berharap kerja sama ini dapat memperkuat ekosistem digital yang lebih aman, sehat, dan bertanggung jawab bagi seluruh masyarakat Indonesia.( HUMED DPP FRIC)






