Krimsus86.com, Parigi Moutong, Sulteng – Kondisi drainase di Desa Lambori, Kecamatan Palasa, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, hingga kini belum mendapatkan perhatian serius. Berdasarkan pantauan di lapangan pada 9 Februari 2026, saluran drainase di wilayah tersebut tampak dipenuhi sampah dan endapan lumpur, sehingga aliran air tersumbat dan tidak mengalir dengan lancar.
Ironisnya, kondisi ini terjadi di tengah desa, yang seharusnya menjadi area prioritas dalam penataan dan kebersihan lingkungan. Tidak terlihat adanya upaya pembersihan, baik dari warga secara gotong royong maupun dari pihak pemerintah desa Lambori.
Sejumlah warga mengeluhkan keadaan tersebut karena selain mengganggu kenyamanan, drainase yang tersumbat berpotensi menimbulkan genangan air, bau tidak sedap, serta menjadi sumber penyakit. Desa pun terkesan kumuh dan tidak terawat.
Warga juga mempertanyakan kinerja pemerintah desa yang dinilai abai terhadap pentingnya kebersihan lingkungan, padahal diketahui bahwa desa menerima anggaran Dana Desa yang salah satu peruntukannya dapat digunakan untuk pemeliharaan infrastruktur dan kebersihan lingkungan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah desa Lambori terkait alasan tidak dilakukannya pembersihan drainase maupun realisasi penggunaan anggaran Dana Desa untuk kegiatan tersebut.
Masyarakat berharap pemerintah desa segera turun tangan melakukan pembersihan drainase serta mengambil langkah konkret agar lingkungan desa menjadi bersih, sehat, dan tertata dengan baik.
Pewarta: Roni
Editor: Media Krimsus86.com






